Beritabanten.com – Seorang pemuda yang sempat viral di media sosial karena aksinya meminta izin kepada pembuat konten di Taman Literasi Blok M akhirnya meminta maaf.

Dalam video yang beredar, pemuda tersebut menyebutkan bahwa pembuatan konten di Taman Literasi Blok M harus mendapat izin dari Ormas Pemuda Pancasila (PP).

“Saya dari Pemuda Pancasila meminta maaf sebesar-besarnya atas video yang telah viral, ramai di media sosial. Sehubungan dengan pembuatan konten di Taman Literasi Blok M, di mana dalam video tersebut saya menyebutkan apabila membikin konten di Taman Literasi Blok M harus memperoleh izin dari Pemuda Pancasila,” kata pemuda yang menyebut dirinya sebagai oknum PP saat memberikan klarifikasi di Polsek Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada Minggu (12/1/2025).

Pemuda tersebut juga menjelaskan bahwa seharusnya pihak yang berwenang memberikan izin untuk kegiatan di Taman Literasi adalah pengelola Taman Literasi, bukan Ormas Pemuda Pancasila. Ia pun kembali menyampaikan permohonan maaf atas kejadian tersebut.

“Terima kasih sebelumnya. Saya mohon maaf sebesar-besarnya. Sekali lagi saya minta maaf,” ujar pemuda tersebut.

Sementara itu, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Provinsi Jakarta, Satriadi Gunawan, mengonfirmasi bahwa oknum yang viral melarang pengunjung untuk membuat konten tanpa izin tersebut telah dilaporkan ke polisi untuk ditindaklanjuti.

“Sudah ditangani Polsek Kebayoran Baru,” ujar Satriadi saat dihubungi pada Minggu (12/1/2025).
Satriadi juga menambahkan bahwa pihaknya akan meningkatkan pengawasan di Taman Literasi. Mulai Senin (13/1), anggota Satpol PP akan ditempatkan di lokasi tersebut untuk patroli dan pengawasan, guna merespons kejadian yang memicu kontroversi tersebut.

“Mulai Senin (13/1) kami akan tempatkan anggota di lokasi tersebut (Taman Literasi) untuk patroli dan pengawasan,” kata Satriadi.

Tindakan ini diambil untuk memastikan tidak ada lagi oknum yang menghalangi aktivitas masyarakat di ruang publik, terutama terkait pembuatan konten di taman tersebut. (Nbl)

Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com