Beritabanten.com – Wali Kota Cilegon, Helldy Agustian, memberikan apresiasi kepada Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Cilegon yang berhasil menurunkan angka pengangguran lebih dari 50 persen selama masa kepemimpinannya.
Helldy menyebutkan bahwa angka pengangguran di Cilegon saat ini merupakan yang terendah dalam sejarah kota tersebut.
Dalam sambutannya di Aula Setda Kota Cilegon pada Senin, 25 November 2024, Helldy menjelaskan bahwa sejak ia menjabat, angka pengangguran di Cilegon telah mengalami penurunan yang signifikan.
Pada tahun 2020, angka pengangguran tercatat sebesar 12,69 persen, dan setelah satu tahun, angka tersebut berhasil turun menjadi 10,13 persen.
Pada tahun berikutnya, angka pengangguran kembali turun menjadi 8,10 persen, kemudian menjadi 7,25 persen, dan yang terbaru mencapai angka 6,08 persen.
“Ini adalah sejarah baru bagi Kota Cilegon. Angka pengangguran terendah yang pernah tercatat sepanjang sejarah kota ini. Kami sangat bangga dengan pencapaian ini, yang tentu saja tidak lepas dari kerja keras Dinas Tenaga Kerja dan semua pihak terkait,” ujar Helldy.
Kepala Bidang Penempatan Tenaga Kerja Disnaker Kota Cilegon, Hidayatullah, menjelaskan bahwa pencapaian ini merupakan hasil dari berbagai upaya yang dilakukan pihaknya.
Salah satunya adalah mengadakan pelatihan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) dan memberikan fasilitas magang di industri agar para peserta dapat memperoleh pengalaman kerja yang membuka kesempatan untuk direkrut.
“Selain pelatihan, kami juga memberikan penyuluhan dan bimbingan jabatan untuk membantu para pencari kerja memahami proses rekrutmen, wawancara, serta tes psikologi yang biasanya ada dalam seleksi kerja.
Tanpa bimbingan yang tepat, banyak yang merasa kesulitan untuk memasuki dunia industri,” jelas Hidayatullah.
Selain itu, Disnaker Kota Cilegon juga menjalin hubungan harmonis dengan Forum HRD (Human Resource Development) untuk mempermudah negosiasi dengan perusahaan agar lebih banyak kesempatan kerja terbuka bagi warga Cilegon.
Pihak Disnaker juga memfasilitasi peluang tenaga kerja melalui pelayanan AK1 (Kartu Pencari Kerja), sosialisasi lowongan kerja, job fair, serta informasi pasar kerja.
“Banyak hal yang kami lakukan, seperti menggelar job fair, memberikan informasi lowongan kerja secara terbuka, dan membantu mekanisme penempatan tenaga kerja. Ini semua merupakan upaya bersama untuk mengurangi angka pengangguran di Kota Cilegon,” tambah Hidayatullah.
Dengan pencapaian tersebut, Wali Kota Helldy Agustian berharap agar kerja sama antara pemerintah, dunia industri, dan masyarakat terus berjalan dengan baik.
Ia juga menegaskan komitmennya untuk terus mendorong pemanfaatan potensi SDM lokal, sehingga peluang kerja dapat terus terbuka lebar bagi warga Cilegon.
“Ini adalah bukti bahwa kita bisa menurunkan angka pengangguran dengan strategi yang tepat dan kolaborasi yang solid. Kami akan terus berusaha untuk menciptakan lapangan pekerjaan baru dan memastikan bahwa tenaga kerja lokal memiliki kesempatan yang setara untuk berkompetisi di dunia industri,” tutup Helldy.
Dengan penurunan angka pengangguran yang signifikan, Kota Cilegon kini mencatatkan prestasi penting dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat, dan diharapkan dapat menjadi model bagi daerah lain dalam mengatasi masalah pengangguran. (Nbl)
Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com


Tinggalkan Balasan