Beritabanten.com Di balik lantunan ayat suci yang menggema di panggung Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ), tersimpan tekad besar Pemerintah Kabupaten Lebak menjaga putra-putri terbaiknya.

Bukan sekadar mengejar prestasi, tetapi memastikan qori dan qoriah asli tetap mengharumkan nama daerah yang membesarkan mereka.

Komitmen itu ditegaskan Wakil Bupati Lebak Amir Hamzah yang juga menjabat Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kabupaten Lebak. Menurutnya, menjaga talenta lokal merupakan investasi penting bagi masa depan pembinaan generasi Qurani di Bumi Multatuli.

Selama ini, Kabupaten Lebak dikenal memiliki banyak qori dan qoriah berprestasi yang mampu bersaing di tingkat Provinsi Banten hingga nasional. Kemampuan mereka lahir dari proses pembinaan yang panjang, disiplin, dan berkesinambungan.

Namun di balik berbagai prestasi tersebut, muncul tantangan yang tidak bisa diabaikan. Sejumlah putra-putri asli Lebak justru memilih atau direkrut untuk memperkuat kontingen daerah lain dalam ajang MTQ tingkat Provinsi Banten.

Bagi Amir Hamzah, kondisi tersebut menjadi pekerjaan rumah bersama. Potensi terbaik daerah seharusnya tetap menjadi kebanggaan Kabupaten Lebak dan tampil membawa nama tanah kelahirannya di setiap kompetisi.

“Pemerintah daerah harus menegaskan komitmen untuk mempertahankan qori dan qoriah asli Lebak agar tidak mewakili daerah lain pada pelaksanaan MTQ tingkat Provinsi Banten,” tegas Amir Hamzah.

Ia meyakini keberhasilan sebuah daerah tidak hanya diukur dari banyaknya peserta yang berlaga, tetapi juga dari kemampuan mempertahankan generasi terbaik agar tetap tumbuh bersama daerahnya sendiri.

Karena itu, pembinaan qori dan qoriah akan terus diperkuat melalui LPTQ Kabupaten Lebak. Program tersebut tidak hanya meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an, tetapi juga membentuk karakter, akhlak, serta kecintaan terhadap daerah.

Amir menilai keberhasilan seorang qori bukan sekadar membawa pulang piala. Lebih dari itu, mereka merupakan duta moral yang membawa nilai-nilai Al-Qur’an sekaligus menjadi inspirasi bagi generasi muda.

Sinergi antara pemerintah daerah, LPTQ, para pembina, tokoh agama, orang tua, dan masyarakat menjadi fondasi penting dalam melahirkan generasi Qurani yang unggul. Pembinaan sejak usia dini dinilai menjadi kunci agar prestasi terus berlanjut.

Pemerintah Kabupaten Lebak optimistis langkah tersebut mampu memperkuat posisi daerah sebagai salah satu lumbung qori dan qoriah berprestasi di Provinsi Banten.

Harapannya, semakin banyak putra-putri daerah yang mampu mengharumkan nama Lebak hingga tingkat nasional.

Di balik setiap lantunan ayat suci yang memukau, tersimpan semangat cinta daerah yang ingin terus dijaga.

Sebab, ketika qori dan qoriah terbaik tampil membawa nama Lebak, yang menang bukan hanya seorang peserta, melainkan kebanggaan seluruh masyarakat. (Red)

 

Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com