Beritabanten.com — Semangat kebersamaan antara TNI dan masyarakat terus terlihat dalam pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 Kodim 0601/Pandeglang. Memasuki hari ke-13 pelaksanaan kegiatan, Senin (27/7/2026), pengerasan jalan di Kampung Ciririgi, Desa Simpangtiga, Kecamatan Patia, Kabupaten Pandeglang, terus dikebut sebagai salah satu sasaran fisik utama yang diharapkan mampu meningkatkan konektivitas antarwilayah.

Sejak pagi, personel Satgas TMMD telah memulai aktivitas di lokasi pembangunan. Dengan pembagian tugas yang terorganisir, sebagian personel menghamparkan material batu, sementara lainnya meratakan badan jalan dan memastikan setiap lapisan pengerasan memiliki ketebalan sesuai dengan perencanaan teknis. Ketelitian dalam setiap tahapan pekerjaan dilakukan agar jalan yang dibangun memiliki kualitas yang baik serta dapat dimanfaatkan masyarakat dalam jangka panjang.

Di sisi lain, warga Kampung Ciririgi juga tampak antusias bergotong royong bersama personel TNI. Mereka membantu mengangkut material, merapikan sisi jalan, hingga membersihkan area pekerjaan. Kehadiran masyarakat menjadi bukti bahwa pembangunan tersebut memang telah lama dinantikan karena memiliki manfaat besar bagi aktivitas sehari-hari.

Komandan SSK TMMD Ke-129 Kodim 0601/Pandeglang, Kapten Inf. Masalirohman, mengatakan bahwa seluruh pekerjaan dilakukan secara bertahap dengan tetap mengutamakan mutu hasil pembangunan.

“Kami tidak hanya mengejar penyelesaian tepat waktu, tetapi juga memastikan kualitas pekerjaan tetap terjaga. Jalan yang dibangun ini diharapkan dapat dimanfaatkan masyarakat dalam jangka panjang,” ujarnya.

Menurutnya, partisipasi aktif masyarakat menjadi salah satu kekuatan utama dalam pelaksanaan TMMD. Sinergi antara TNI dan warga tidak hanya mempercepat proses pembangunan, tetapi juga mempererat kebersamaan serta semangat gotong royong yang menjadi ciri khas kehidupan masyarakat pedesaan.

Selama ini, akses jalan yang menghubungkan Desa Pasirgadung dengan Desa Simpangtiga masih belum sepenuhnya memadai. Saat musim hujan tiba, kondisi jalan yang licin dan berlumpur sering menyulitkan kendaraan untuk melintas. Akibatnya, mobilitas masyarakat menjadi terganggu, baik dalam mengangkut hasil pertanian, menuju sekolah, maupun mengakses layanan kesehatan.

Melalui program TMMD, kondisi tersebut diharapkan dapat berubah. Pengerasan jalan akan memberikan akses yang lebih baik sehingga aktivitas masyarakat dapat berjalan lebih lancar. Infrastruktur yang memadai juga diyakini mampu mendukung pertumbuhan ekonomi desa karena distribusi hasil pertanian dan kebutuhan masyarakat menjadi lebih mudah.

Di sela-sela kegiatan, personel Satgas TMMD juga memanfaatkan waktu untuk berinteraksi dengan warga. Suasana penuh keakraban terlihat saat mereka berbincang dan bekerja bersama di lokasi pembangunan. Kebersamaan tersebut menjadi salah satu wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat yang selama ini menjadi semangat utama dalam pelaksanaan program TMMD.

Memasuki hari ke-13, progres pembangunan terus menunjukkan hasil yang positif. Satgas TMMD Ke-129 Kodim 0601/Pandeglang optimistis seluruh sasaran fisik dapat diselesaikan sesuai jadwal sehingga manfaatnya dapat segera dirasakan masyarakat.

Bagi warga Kampung Ciririgi dan sekitarnya, pembangunan jalan tersebut bukan hanya menghadirkan infrastruktur baru. Jalan yang lebih layak diharapkan menjadi penghubung berbagai aktivitas masyarakat, membuka akses yang lebih mudah menuju pusat pelayanan, memperlancar roda perekonomian desa, sekaligus menjadi fondasi bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat di masa mendatang. (Red)

Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com