Beritabanten.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pandeglang mulai menyalurkan bantuan air bersih ke sejumlah wilayah yang terdampak kekeringan akibat musim kemarau. Penyaluran dilakukan sebagai upaya memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat yang mulai mengalami kesulitan mendapatkan pasokan.

Sejumlah kecamatan yang telah mengajukan permohonan bantuan di antaranya Angsana, Karangtanjung, dan Sindangresmi. BPBD menyalurkan air bersih menggunakan mobil tangki sesuai kebutuhan warga di masing-masing wilayah.

Kepala BPBD Kabupaten Pandeglang menyampaikan bahwa distribusi air bersih dilakukan setelah adanya laporan dari pemerintah desa dan kecamatan terkait menurunnya ketersediaan air bersih di lingkungan masyarakat.

Berdasarkan hasil pemetaan BPBD, sebanyak 150 desa yang tersebar di 20 kecamatan di Kabupaten Pandeglang masuk dalam kategori wilayah yang berpotensi mengalami kekeringan selama musim kemarau tahun ini. Kondisi tersebut dipengaruhi oleh berkurangnya debit air di sumur maupun sumber mata air yang menjadi andalan warga.

BPBD menyatakan akan terus memantau perkembangan kondisi di lapangan dan menyesuaikan distribusi air bersih apabila jumlah wilayah terdampak terus bertambah. Pemerintah daerah juga telah mengimbau masyarakat untuk menggunakan air secara hemat selama musim kemarau berlangsung.

Selain menyalurkan bantuan air bersih, BPBD mengajak pemerintah desa agar segera melaporkan apabila terjadi krisis air di wilayahnya sehingga penanganan dapat dilakukan lebih cepat dan tepat sasaran.

Pemerintah Kabupaten Pandeglang berharap langkah penyaluran air bersih dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat hingga kondisi kembali normal atau memasuki musim hujan. Koordinasi dengan berbagai pihak juga terus dilakukan untuk memastikan pelayanan kepada warga tetap berjalan optimal selama periode kemarau. (Red)

Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com