Beritabanten.com – Situ Kuru dikenang sebagai kawasan yang terkenal memancarkan suasana damai dan indah pada era 1970-an. Waktu itu warga masih merasakan semilir angin berhembus dari hamparan danau yang bening.
Namun kini, tidak ada lagi mahasiswa duduk bersender di kursi sambil membaca buku, danau yang bening pun sudah keruh dan bahkan kerap menimbulkan aroma tak sedap. Beberapa lahan di pinggiran danau bahkan kini sudah padat dengan rumah penduduk.
Keindahan Situ Kuru masa lalu tak hanya dinikmati mahasiswa, warga pun ikut senang karena bisa memancing atau sekadar mencari udara segar.
Situ Kuru berada persis di samping kampus UIN Jakarta yang dibelah Jalan Pesanggrahan. Luas danau semula mencapai sekitar lima hektar, namun kini hanya tersisa genangan air tapi lebih banyak permukiman.
Belum diketahui persis kapan sejarah situ tersebut dibangun. Tapi yang jelas, riwayat Situ Kuru kini semakin memprihatinkan. Selain sudah banyak yang diurug, tak sedikit pula warga mendirikan bangunan berupa hunian dan tempat usaha. Ironisnya, bangunan-bangunan itu didirikan tanpa izin yang jelas.
Melansir laman resmi UIN Jakarta, Dosen Planologi Institut Teknologi Indonesia (ITI) Tangerang Kusparmadi menyebut di Kota Tangerang Selatan ini terdapat sembilan situ, yakni Situ Pamulang atau Tujuh Muara di Pamulang, Situ Kedaung di Pamulang, Situ Parigi di Pondok Aren, Situ Rawa Kutub di Serpong Utara, Situ Gintung di Cirendeu Ciputat Timur, Situ Legoso (sekarang Situ Kuru) di Kelurahan Cempaka Putih, Ciputat Timur, Situ Rumpang di Kecamatan Ciputat, Situ Bungur di Kelurahan Pondok Ranji Kecamatan Ciputat Timur, dan Situ Antap di Ciputat.
Menurut dia, dari sembilan situ yang telah kita inventarisir, empat di antaranya telah hilang keberadaannya.
Dijelaskan Kusparmadi, keempat situ yang dinyatakan hilang itu masing-masing adalah Situ Kuru di Kelurahan Cempaka Putih, Kecamatan Ciputat Timur, Situ Rumpang di Kecamatan Ciputat, Situ Bungur, di Kelurahan Pondok Ranji, Ciputat Timur, dan Situ Antap di Ciputat. (Red)
Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com


Tinggalkan Balasan