Beritabanten.com.– Pemerintah Kota Serang terus mendorong penguatan identitas budaya daerah melalui sektor pendidikan. Melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dispenbud) Kota Serang, pemerintah daerah tengah menyiapkan kurikulum muatan lokal berbasis kebudayaan yang akan diterapkan bagi peserta didik tingkat sekolah dasar (SD) hingga sekolah menengah pertama (SMP).

 

Program tersebut menjadi langkah strategis untuk mengenalkan generasi muda terhadap sejarah, tradisi, serta berbagai peninggalan budaya yang ada di Kota Serang dan wilayah Banten. Melalui pembelajaran tersebut, siswa tidak hanya mendapatkan pengetahuan akademik, tetapi juga memahami nilai budaya yang menjadi bagian dari jati diri daerah.

 

Kepala Dispenbud Kota Serang Ahmad Nuri mengatakan, penyusunan kurikulum budaya lokal tersebut mengacu pada Pokok-Pokok Pikiran Kebudayaan Daerah (PPKD) yang sedang diproses bersama DPRD Kota Serang untuk ditetapkan menjadi regulasi daerah.

 

Menurutnya, materi pembelajaran nantinya akan mencakup berbagai aspek kebudayaan, mulai dari sejarah daerah, Objek Diduga Cagar Budaya (ODCB), hingga pengenalan warisan budaya melalui program Jelajah Warisan Budaya Banten (Jawara Banten).

 

Melalui kebijakan tersebut, para siswa diharapkan dapat mengenal lebih dekat berbagai peninggalan sejarah yang ada di daerahnya. Pemahaman terhadap budaya lokal dinilai penting agar generasi muda tidak kehilangan identitas di tengah perkembangan zaman dan pengaruh budaya global.

 

Dispenbud Kota Serang juga akan memperkuat penerapan budaya di lingkungan sekolah melalui berbagai kegiatan pembiasaan. Salah satunya dengan memperkenalkan lagu-lagu bertema kebudayaan sebagai bagian dari upaya menanamkan kecintaan terhadap budaya daerah.

 

Pemerintah Kota Serang berharap program tersebut dapat menjadi fondasi dalam membentuk generasi yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap pelestarian budaya lokal.

 

Dengan adanya kurikulum berbasis kebudayaan, Kota Serang ingin memastikan perkembangan modernisasi tetap berjalan tanpa menghilangkan nilai sejarah dan warisan budaya yang menjadi ciri khas daerah. (Red)

Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com