Beritabanten.com — Pemerintah Provinsi Banten terus menata Situ Cikedal di Kabupaten Pandeglang untuk dikembangkan menjadi destinasi wisata akuatik sekaligus ruang rekreasi alternatif bagi masyarakat.
Wakil Gubernur Banten Ahmad Dimyati Natakusumah mengatakan, Situ Cikedal memiliki luas sekitar 28 hektare. Saat ini, kawasan tersebut tengah ditata agar dapat memiliki fungsi yang lebih optimal sesuai dengan potensi dan peruntukannya.
Penataan Situ Cikedal diharapkan tidak hanya mempercantik kawasan, tetapi juga menjadikan situ sebagai destinasi wisata yang mampu memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar.
Pengembangan kawasan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Banten dalam mengoptimalkan potensi daerah sekaligus menambah pilihan destinasi wisata di Kabupaten Pandeglang.
Situ Cikedal dinilai memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai wisata berbasis air. Dengan penataan yang dilakukan secara bertahap, kawasan tersebut diharapkan dapat menjadi tempat masyarakat menikmati suasana alam sekaligus menjadi ruang publik yang nyaman.
Selain fungsi pariwisata, keberadaan situ tetap memiliki fungsi penting sebagai kawasan sumber daya air. Karena itu, pengembangan wisata akan dilakukan dengan tetap memperhatikan aspek lingkungan dan keberlanjutan.
Pemerintah juga melihat pengembangan Situ Cikedal dapat memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat di sekitarnya. Kehadiran wisatawan berpotensi mendorong tumbuhnya aktivitas usaha masyarakat, mulai dari kuliner, perdagangan, jasa, hingga usaha kreatif lainnya.
Sebelumnya, Pemerintah Provinsi Banten telah menyiapkan anggaran sekitar Rp9,7 miliar untuk mendukung revitalisasi Situ Cikedal pada 2026. Penataan dilakukan secara bertahap dengan pembangunan sejumlah sarana dasar dan fasilitas pendukung kawasan.
Kawasan Situ Cikedal juga diproyeksikan memiliki ruang yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk aktivitas rekreasi, termasuk jalur bagi warga yang ingin berjalan kaki menikmati pemandangan situ.
Pemprov Banten memastikan penataan tetap memperhatikan batas sempadan situ dan tidak diarahkan untuk mengambil lahan milik masyarakat.
Pengembangan Situ Cikedal juga sejalan dengan potensi pariwisata Kabupaten Pandeglang yang memiliki sejumlah destinasi berbasis alam. Kehadiran wisata akuatik di Cikedal diharapkan dapat memperkaya pilihan tujuan wisata bagi masyarakat lokal maupun wisatawan dari daerah lain.
Bagi masyarakat Pandeglang, penataan Situ Cikedal bukan hanya soal menghadirkan tempat wisata baru. Jika dikelola dengan baik, kawasan tersebut dapat menjadi ruang interaksi masyarakat sekaligus membuka peluang ekonomi baru.
Pemprov Banten berharap pengembangan kawasan dilakukan secara konsisten dengan memperhatikan aksesibilitas, fasilitas publik, kebersihan, keamanan, serta keterlibatan masyarakat sekitar.
Dengan luas kawasan mencapai sekitar 28 hektare, Situ Cikedal memiliki ruang yang cukup untuk dikembangkan menjadi kawasan wisata air yang menarik tanpa menghilangkan fungsi utamanya sebagai bagian dari ekosistem sumber daya air.
Ke depan, Situ Cikedal diharapkan mampu menjadi salah satu destinasi wisata alternatif di Banten, khususnya di Kabupaten Pandeglang, sekaligus menjadi contoh bagaimana potensi daerah dapat dikembangkan untuk kepentingan pariwisata, lingkungan, dan peningkatan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan. (Red)
Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com


Tinggalkan Balasan