Beritabanten.com — Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Tangerang terus mendorong peningkatan keterampilan masyarakat melalui program pelatihan berbasis kompetensi. Kali ini, warga Kecamatan Sindang Jaya dibekali keterampilan menjahit pakaian dan las listrik.
Program pelatihan tersebut resmi dibuka di Kecamatan Sindang Jaya, Kamis (3/9/2026). Pesertanya berasal dari tiga desa, yakni Desa Sindang Jaya, Desa Wanakerta, dan Desa Badak Anom.
Pembukaan pelatihan dihadiri Plt. Sekretaris Kecamatan Sindang Jaya, Abdul Hadi, serta Pengantar Kerja Ahli Muda Disnaker Kabupaten Tangerang, H. Akhmad Gaos. Turut hadir perwakilan pemerintah desa dari Desa Sindang Jaya, Desa Wanakerta, dan Desa Badak Anom.
Pelatihan dibagi menjadi dua kejuruan. Kejuruan menjahit pakaian diikuti 16 peserta, terdiri dari delapan warga Desa Wanakerta dan delapan warga Desa Sindang Jaya. Pelatihan tersebut berlangsung selama 15 hari.
Sementara kejuruan las listrik diikuti 16 peserta, masing-masing delapan warga Desa Badak Anom dan delapan warga Desa Wanakerta. Pelatihan las listrik dilaksanakan selama 10 hari.
Menyampaikan amanat Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Tangerang, H. Akhmad Gaos mengatakan, pelatihan tersebut tidak hanya ditujukan untuk meningkatkan kemampuan teknis masyarakat, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru.
“Pelatihan ini bertujuan agar masyarakat memiliki keterampilan yang kompeten, sehingga nantinya mampu membuka usaha secara mandiri melalui wirausaha baru,” ujar Akhmad Gaos dalam sambutannya.
Menurutnya, keterampilan yang diperoleh peserta diharapkan dapat menjadi modal untuk memasuki dunia kerja maupun mengembangkan usaha secara mandiri.
Pelatihan menjahit, misalnya, dapat menjadi bekal bagi peserta untuk membuka usaha jasa jahit atau mengembangkan produk pakaian. Begitu pula keterampilan las listrik yang dapat dimanfaatkan untuk membuka jasa pengelasan maupun mendukung kebutuhan industri dan usaha di lingkungan sekitar.
Program ini sekaligus menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan memperluas kesempatan masyarakat memperoleh keterampilan yang memiliki nilai ekonomi.
Sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah kecamatan, dan pemerintah desa diharapkan mampu memastikan program pelatihan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.
Para peserta juga diharapkan mengikuti seluruh rangkaian pelatihan secara serius sehingga keterampilan yang diperoleh dapat diterapkan setelah pelatihan selesai.
Dengan keterampilan yang dimiliki, masyarakat diharapkan tidak hanya menjadi pencari kerja, tetapi juga mampu menciptakan peluang kerja dan membangun usaha baru.
Pada akhirnya, pelatihan menjahit dan las listrik ini diharapkan menjadi langkah konkret untuk mengubah keterampilan menjadi penghasilan, sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan ekonomi keluarga dan masyarakat di Kecamatan Sindang Jaya. (Red)
Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com


Tinggalkan Balasan