Beritabanten.com – Menjelang akhir Juli, suasana religius mulai terasa di Kota Tangerang. Kecamatan Ciledug dipercaya menjadi tuan rumah Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat Kota Tangerang 2026, sebuah ajang yang tidak hanya menjadi kompetisi membaca Al-Qur’an, tetapi juga wadah memperkuat syiar Islam dan membina generasi Qurani.

Perhelatan yang akan berlangsung pada 27–30 Juli 2026 itu mengusung tema “Bersama Meraih Prestasi”. Selama empat hari, para qari, qariah, hafiz, dan hafizah terbaik dari seluruh kecamatan akan bertemu untuk menampilkan kemampuan terbaiknya sekaligus mempererat ukhuwah Islamiyah.

Sekretaris Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kota Tangerang, Juhri, mengatakan seluruh persiapan pelaksanaan MTQ telah dimatangkan. Rangkaian kegiatan akan diawali dengan pawai taaruf sebelum memasuki berbagai cabang perlombaan yang telah disiapkan panitia.

Beragam cabang akan diperlombakan, mulai dari tilawah, tahfiz, tafsir, kaligrafi, syarhil Qur’an hingga fahmil Qur’an. Meski beberapa kategori tidak dipertandingkan karena keterbatasan peserta, kualitas kompetisi diyakini tetap terjaga dengan mewajibkan seluruh peserta berasal dari Kota Tangerang.

Kebijakan tersebut menjadi bagian dari komitmen LPTQ untuk memperkuat pembinaan kafilah lokal sekaligus memberikan ruang lebih besar bagi putra-putri daerah mengembangkan kemampuan di bidang Al-Qur’an.

Bagi Kota Tangerang, MTQ bukan hanya agenda seremonial tahunan. Ajang ini menjadi proses pembinaan berkelanjutan dalam mencetak generasi yang tidak hanya memiliki kemampuan membaca dan menghafal Al-Qur’an, tetapi juga mampu mengamalkan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya.

Optimisme itu semakin menguat setelah Kafilah Kota Tangerang berhasil meraih posisi runner up pada MTQ Provinsi Banten 2026. Prestasi tersebut menjadi motivasi untuk kembali melahirkan qari dan qariah terbaik yang siap bersaing di tingkat provinsi maupun nasional.

Di tengah perkembangan zaman yang semakin cepat, MTQ juga menjadi ruang untuk menanamkan karakter religius kepada generasi muda. Lantunan ayat suci Al-Qur’an diharapkan tidak hanya terdengar selama perlombaan berlangsung, tetapi juga menjadi pedoman dalam kehidupan sehari-hari masyarakat.

Saat Ciledug menjadi pusat pelaksanaan MTQ tahun ini, yang dibangun bukan hanya semangat kompetisi, melainkan juga ikhtiar bersama menjaga tradisi keislaman, mempererat persaudaraan, dan menyiapkan generasi Qurani yang akan menjadi kebanggaan Kota Tangerang di masa depan. (Red)

Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com