Beritabanten.com – Kajian Kitab Kuning MUI Kota Tangsel secara rutin digelar sekali dalam sebulan dengan membahas beragam tema menarik bagi jemaah.

Kali ini menyoroti jumlah orang yang bersyukur itu sedikit yang dihelat di Islmic Center Baiturrahmi BSD, Kecamatan Serpong Kota Tangsel pada Rabu 20 Agustus 2025.

Pengisi Kajian Kitab Kuning MUI Kota Tansel KH Bahrudin menjelaskan bahwa inti dari memuji kepada Allah SWT karena telah memberikan beragam kenikmatan itu adalah tanda syukur paling kentara.

Namun, kata dia, jumlah orang bersyukur tersebut pada kenyataannya sedikit mengingat pada doa populer di kalangan sufi tentang keingingan untuk dimasukkan  dalam golongan sedikit.

Dia mengucapkan doa ‘Allahumma ijalna minal qolil’ yang artinaya, ‘Wahai Allah SWT masukkanlah aku pada golongan yang sedikit’.

Doa itu merupakan perumpamaan paling unik, karena menyiratkan ironi umat manusia yang bersyukur itu sedikit, padahal telah hadir beragam kenikmatan di muka bumi.

“Kebanyakan dari kita mengalami kufur nikmat, yang terbukti dengan kewajiban untuk terus meminta ampunan di mana pun kita berada,” tegas dia.

Karenanya, dia meminta umat muslim untuk mengingat fungsi organ tubuh terutama pendengaran untuk digunakan pada hal yang diperintahkan oleh Allah SWT.

“Pendengaran kan indra pertama yang diberikan Allah SWT kepada kita. Jadi hati-hati menggunakan telinga,” pesan dia.

Selain itu, umat muslim juga bisa terus berfikir terhadap apa yang ada sekelilingnya sehingga nanti akan mudah untuk bersyukur. Karana kata dia, mengutip ungkapan populer kaum sufi, berpikir satu jam lebih baik dari beribadah puluhan tahun.

“Kan kita ini mau melakukan apapun agar bermanfaat bagi kita harus pakai ilmu. Jadi gunakanlah pikiran kita sebaik mungkin untuk hal yang bermanfaat,” demikian dia menutup. (Red)

Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com