Beritabanten.com – Pelaksanaan tes urine terhadap seluruh personel Polres Tangerang Selatan menjadi perhatian publik. Bukan karena hasilnya, melainkan waktu pelaksanaannya yang berdekatan dengan mencuatnya dugaan pelanggaran hukum yang menyeret sejumlah oknum anggota Satresnarkoba Polres Tangerang Selatan.
Kegiatan yang dipimpin jajaran Polres Tangerang Selatan itu disebut sebagai bagian dari pengawasan internal sekaligus komitmen institusi dalam mencegah penyalahgunaan narkotika di lingkungan kepolisian.
Wakapolres Tangerang Selatan, Kompol Tri Yandi Permana, menegaskan institusinya tidak memberikan toleransi terhadap anggota yang terbukti menyalahgunakan narkotika. Berdasarkan hasil pemeriksaan, seluruh personel yang menjalani tes urine dinyatakan negatif.
Meski demikian, pelaksanaan tes urine tersebut memunculkan pertanyaan di tengah masyarakat karena dilakukan tidak lama setelah mencuatnya kasus yang melibatkan sejumlah oknum anggota Satresnarkoba Polres Tangerang Selatan.
Kasus tersebut sebelumnya menjadi perhatian publik dan memicu tuntutan agar pengawasan internal di lingkungan kepolisian diperkuat, tidak hanya melalui penegakan hukum tetapi juga pembinaan terhadap personel.
Sejumlah kalangan menilai tes urine merupakan langkah positif sebagai bagian dari pengawasan internal. Namun, pengawasan terhadap aparat penegak hukum dinilai perlu dilakukan secara rutin dan berkelanjutan, bukan hanya ketika institusi menjadi sorotan publik.
Selain pemeriksaan penyalahgunaan narkotika, penguatan pengawasan juga dinilai perlu mencakup transparansi penanganan perkara, evaluasi kinerja, pengawasan terhadap dugaan penyalahgunaan wewenang, hingga pembinaan integritas personel.
Publik kini juga menanti langkah lanjutan Polres Tangerang Selatan dalam memperkuat sistem pengawasan internal setelah mencuatnya perkara yang melibatkan oknum anggotanya. Evaluasi prosedur kerja dan penguatan mekanisme pengendalian dinilai menjadi bagian penting untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian.
Tes urine dengan hasil seluruh personel dinyatakan negatif menjadi salah satu indikator pengawasan internal. Namun, konsistensi pelaksanaan dan tindak lanjut terhadap penguatan sistem pengawasan tetap menjadi harapan masyarakat ke depan. (Red)
Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com


Tinggalkan Balasan