Beritabanten.com – Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Tangerang menyalurkan bantuan pangan lanjutan berupa beras fortifikasi untuk tujuh kelurahan dan desa di wilayah Kecamatan Kosambi.

Kelurahan dan desa yang menerima bantuan ini adalah Kelurahan Kosambi Barat, Desa Cengklong, Desa Belimbing, Kelurahan Dadap, Salembaran Jaya, Salembaran Jati dan Desa Jatimulya. Bantuan ini ditujukan untuk daerah yang dikategorikan sebagai rentan rawan pangan.

Sebanyak 7.350 kg beras fortifikasi disalurkan kepada 755 kepala keluarga (KK), dengan setiap penerima manfaat mendapatkan 10 kg beras fortifikasi dalam kemasan 5 kg. Ini merupakan bagian dari program penanganan prioritas kedua dalam peta Ketahanan dan Kerentanan Pangan Kabupaten Tangerang Tahun 2023.

Kepala DPKP Kabupaten Tangerang, Asep Jatnika Sutrisno menyatakan bahwa tujuan dari penyaluran bantuan ini adalah untuk pembinaan dan penanganan kerawanan pangan bagi masyarakat yang berada di daerah rentan rawan pangan.

“Kami melakukan beberapa kegiatan untuk mendukung pengentasan kerawanan pangan melalui penyediaan pangan dari sektor pertanian dan peternakan. Hari ini kami memberikan bantuan langsung berupa pangan bernutrisi, yaitu beras fortifikasi yang diharapkan mampu melengkapi kebutuhan gizi selain dari pangan/olahan pangan,” ujar Asep saat memberikan bantuan secara simbolis di Aula Desa Kelurahan Kosambi Barat, Jumat (29/11/2024).

Pelaksanaan penyaluran bantuan pangan tahun 2024 ini menargetkan 18 desa/kelurahan yang terindikasi rentan rawan pangan. Intervensi sudah dilakukan di Kecamatan Tigaraksa, Kecamatan Balaraja, Kecamatan Mauk, Kecamatan Sukadiri dan Kecamatan Kosambi pada Agustus 2024 dengan total penyaluran 27 ton beras kepada 2.700 KK.

Melalui APBD Perubahan 2024 dan DID Inflasi, tambahan 7.350 kg beras disalurkan di 7 desa di Kecamatan Kosambi.

Ini merupakan bentuk komitmen Pemerintah Daerah dalam menyejahterakan masyarakat Kabupaten Tangerang melalui program dan kegiatan yang mendukung kebijakan pembangunan untuk mewujudkan ketahanan pangan.

Penyaluran bantuan pangan beras fortifikasi tahun 2024 ini mengacu pada hasil analisis FSVA Kabupaten Tangerang Tahun 2023 yang menunjukkan terdapat 110 desa terindikasi rentan rawan pangan (prioritas 2 dan 3).

“Melalui penyaluran bantuan pangan ini, kami berharap dapat meringankan beban pengeluaran masyarakat penerima manfaat, terutama untuk belanja pangan, dengan menyediakan beras yang telah ditambahkan nutrisi penting untuk mencukupi kebutuhan gizi,” tutup Asep. (Nul)

Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com