Beritabanten.com – Upaya menarik investasi kini tidak lagi hanya mengandalkan promosi melalui forum bisnis atau pameran. Pemerintah Kabupaten Tangerang memilih menempuh jalur yang lebih modern dengan menghadirkan sebuah platform digital yang dirancang untuk mempertemukan potensi daerah dengan para calon investor.
Langkah itu diwujudkan melalui peluncuran aplikasi Investment and Potential Object Tangerang (IPO-T) oleh Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid di Lemo Hotel, Kelapa Dua, Rabu (22/7/2026). Aplikasi tersebut menjadi etalase digital yang menyajikan berbagai peluang investasi di Kabupaten Tangerang dalam satu pintu informasi.
Bagi pemerintah daerah, investasi bukan sekadar angka yang tercatat dalam laporan statistik. Di balik setiap investasi terdapat harapan lahirnya lapangan pekerjaan baru, tumbuhnya usaha masyarakat, hingga meningkatnya kesejahteraan warga.
Maesyal Rasyid mengatakan, transformasi digital menjadi bagian penting dalam mempercepat pelayanan kepada dunia usaha. Melalui IPO-T, informasi mengenai potensi investasi disajikan secara lebih mudah diakses, transparan, dan terpercaya sehingga dapat membantu investor mengambil keputusan.
“Melalui DPMPTSP, Pemerintah Kabupaten Tangerang menghadirkan aplikasi IPO-T sebagai inovasi digital yang menghimpun informasi potensi investasi dalam satu platform. Kami berharap aplikasi ini menjadi media promosi yang efektif sekaligus memudahkan investor memperoleh informasi peluang investasi secara cepat, transparan, dan terpercaya,” ujar Maesyal.
Aplikasi tersebut dikembangkan oleh Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Tangerang sebagai bagian dari transformasi pelayanan investasi berbasis teknologi. Kehadirannya diharapkan mampu memangkas hambatan informasi yang selama ini kerap dihadapi calon investor.
Kepala DPMPTSP Kabupaten Tangerang Hendar Herawan menjelaskan, IPO-T memuat berbagai data potensi investasi mulai dari sektor industri, perdagangan, kesehatan hingga usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Seluruh informasi disusun berdasarkan wilayah kecamatan sehingga lebih mudah dipetakan oleh pelaku usaha.
Saat ini aplikasi tersebut baru mencakup lima kecamatan. Namun pemerintah menargetkan seluruh 29 kecamatan di Kabupaten Tangerang akan terintegrasi dalam platform tersebut sehingga informasi investasi semakin lengkap dan komprehensif.
Tidak hanya itu, IPO-T juga dipersiapkan untuk terhubung dengan sistem Potensi dan Informasi Regional (PIR) milik Kementerian Investasi/BKPM. Integrasi ini diharapkan memperluas jangkauan promosi investasi Kabupaten Tangerang hingga tingkat nasional.
Di tengah persaingan daerah dalam menarik modal, kecepatan dan keterbukaan informasi menjadi faktor yang semakin menentukan. Melalui IPO-T, Kabupaten Tangerang berupaya menunjukkan bahwa daya saing investasi tidak hanya dibangun melalui kawasan industri atau infrastruktur, tetapi juga melalui inovasi pelayanan publik yang adaptif terhadap perkembangan teknologi. (Red)
Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com


Tinggalkan Balasan