Beritabanten.com – Di dalam keheningan Masjid Agung Al-Amjad, lantunan ayat-ayat suci Al-Qur’an kembali menggema. Satu per satu calon peserta membaca dengan penuh kehati-hatian, seolah setiap huruf yang terucap bukan sekadar rangkaian bunyi, melainkan doa yang sedang dipersembahkan untuk masa depan. Dari tempat itulah Kabupaten Tangerang memulai ikhtiarnya menyiapkan generasi Qur’ani yang akan tumbuh bersama nilai-nilai keimanan dan akhlak mulia.

Harapan itu diwujudkan melalui Seleksi Dasar Calon Peserta Tilawah Gemilang yang diselenggarakan Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kabupaten Tangerang. Mengusung tema “Menumbuhkan Generasi Qur’ani Menuju Kabupaten Tangerang Semakin Gemilang”, kegiatan tersebut menjadi langkah awal pembinaan para putra-putri terbaik yang memiliki kecintaan terhadap Al-Qur’an.

Mewakili Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Prima Saras Puspa menyampaikan bahwa Tilawah Gemilang bukan sekadar ajang seleksi mencari qari dan qariah terbaik. Program tersebut merupakan investasi jangka panjang untuk melahirkan generasi yang mampu menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup di tengah perubahan zaman.

Menurutnya, generasi Qur’ani yang diharapkan bukan hanya fasih membaca ayat demi ayat dengan tajwid yang benar. Lebih dari itu, mereka diharapkan mampu memahami kandungannya, menghayati pesan-pesannya, lalu menghadirkannya dalam perilaku sehari-hari sebagai pribadi yang berakhlak dan membawa manfaat bagi sesama.

Kepada para peserta, ia berpesan agar setiap tahapan seleksi dijalani dengan kejujuran, kesungguhan, dan semangat untuk terus belajar. Sebab, perjalanan mencintai Al-Qur’an tidak berhenti pada sebuah perlombaan, melainkan menjadi proses panjang yang menempa hati dan membentuk karakter.

Ketua Panitia Seleksi, Muhidin Abdul Qodir, menjelaskan bahwa para peserta yang mengikuti seleksi merupakan utusan terbaik dari masing-masing kecamatan. Mereka telah melewati proses penjaringan awal sebelum akhirnya mengikuti tahapan seleksi di tingkat kabupaten.

Seluruh proses penilaian dilakukan secara objektif oleh dewan pembina LPTQ Kabupaten Tangerang. Peserta yang dinyatakan lolos nantinya akan mengikuti pembinaan intensif melalui kurikulum Tilawah Gemilang, sebagai bekal untuk meningkatkan kemampuan membaca, memahami, dan mendalami Al-Qur’an secara lebih komprehensif.

Di balik proses seleksi itu tersimpan harapan yang sederhana, namun begitu besar maknanya. Kabupaten Tangerang ingin melahirkan generasi yang tidak hanya berprestasi di atas panggung musabaqah, tetapi juga mampu menjadi teladan dalam kehidupan masyarakat. Sebab, kemuliaan Al-Qur’an sejatinya tidak hanya terdengar dari indahnya lantunan suara, melainkan juga tampak dalam akhlak mereka yang mengamalkannya.

Dari bawah kubah Masjid Agung Al-Amjad, perjalanan itu kembali dimulai. Mungkin kelak, dari barisan anak-anak yang hari ini melafalkan ayat dengan penuh ketulusan, akan lahir duta-duta Al-Qur’an yang membawa nama Kabupaten Tangerang hingga tingkat nasional bahkan dunia. Dan semua itu berawal dari satu langkah kecil: menjaga cinta kepada Al-Qur’an sejak dini. (Red)

Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com