Beritabanten.com — Dalam rangka mempererat tali silaturahmi dan kolaborasi, Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Cilegon, Ahmad Fauzi Chan, bersama Adi Adam dan sejumlah jurnalis lainnya mengunjungi Mapolres Cilegon, Polda Banten, pada Kamis (17/7) pukul 14.00 WIB.

Kunjungan tersebut disambut langsung oleh Kapolres Cilegon, AKBP  Martua Raja Taripar Laut Silitonga. Dalam sambutannya, Kapolres mengungkapkan rasa terima kasih atas kehadiran rekan-rekan jurnalis dan berharap agar sinergi antara Polres dan insan pers dapat terus terjalin dalam semangat kemitraan dan kekeluargaan.

“Kami sangat menghargai kehadiran PWI dan para jurnalis. Silaturahmi seperti ini penting untuk membangun hubungan yang saling mendukung,” ujar Kapolres.

Pada momen tersebut, AKBP Martua memperkenalkan sebuah program kerja baru bertajuk TRENDING, yang merupakan akronim dari Transparansi, Responsivitas, dan Dedikasi dalam Pengabdian.

Ia menjelaskan bahwa program ini dirancang untuk meningkatkan kualitas pelayanan Polres dengan pendekatan yang lebih terbuka dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

“Segala bentuk penyimpangan harus dibuka. Transparansi menjadi kunci utama agar publik percaya pada kepolisian,” tegasnya.

Kapolres menambahkan bahwa pemanfaatan teknologi akan ditingkatkan untuk mempercepat layanan dan komunikasi hingga ke tingkat lingkungan seperti RT dan RW. Ia juga menekankan pentingnya kecepatan dan ketepatan dalam merespons berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.

Selain itu, AKBP Martua juga menyoroti nilai dedikasi, baik kepada masyarakat maupun kepada sesama personel kepolisian. Ia menyampaikan bahwa kepedulian terhadap kondisi anggota, termasuk yang sedang sakit, menjadi bagian penting dari kepemimpinannya.

“Kita harus saling memperhatikan. Itu bagian dari dedikasi nyata dalam organisasi,” katanya.

Isu netralitas aparat juga menjadi perhatian khusus. Kapolres menegaskan bahwa seluruh anggota Polres Cilegon harus bersikap adil tanpa membela kelompok tertentu.

“Tidak boleh karena satu suku lalu berpihak. Tugas kita adalah mengayomi seluruh warga secara adil,” ujarnya tegas.

Ia juga mendorong jajarannya untuk terus berinovasi dalam setiap program kerja agar pelayanan publik semakin baik dan tidak terjebak pada pola kerja yang stagnan. Kepatuhan terhadap prosedur operasional standar (SOP), khususnya dalam pelayanan dan pengamanan tahanan, juga akan terus diawasi ketat.

Dalam hal koordinasi lintas lembaga, Kapolres menyampaikan pentingnya komunikasi aktif dengan seluruh unsur pemerintah, mulai dari Muspida hingga tokoh masyarakat dan agama. Ia menginstruksikan agar staf Polres rutin menjalin komunikasi dengan wali kota dan pihak terkait lainnya.

“Pertemuan harus ditindaklanjuti dengan pembahasan dan penyelesaian masalah secara konkret,” jelasnya.

Program TRENDING, kata Kapolres, sejalan dengan visi Presiden Prabowo Subianto untuk membentuk kepolisian yang profesional dan mengutamakan kepentingan masyarakat.

“Dengan semangat TRENDING, kami siap menjadikan Polres Cilegon sebagai lembaga yang transparan, cepat tanggap, dan berdedikasi tinggi dalam melayani,” tutup AKBP Martua Silitonga. (Nbl)

Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com