Beritabanten.com – Frank Alexander Hutapea, putra sulung pengacara Hotman Paris Hutapea, melontarkan kritik terbuka kepada ayahnya melalui media sosial setelah Hotman resmi menjadi kuasa hukum mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah.
Dalam unggahan yang kemudian beredar luas dan dikutip sejumlah media, Frank menilai akun Hotman911 Official lebih banyak memanfaatkan persoalan masyarakat kecil sebagai bagian dari pencitraan.
“Orang miskin dijadiin senjata marketing saja. He never really care, he only care about being center of attention,” tulis Frank dalam unggahannya.
Tak berhenti di situ, Frank juga menyindir aktivitas promosi yang dikaitkannya dengan Holywings serta meminta akun Hotman911 Official ditutup.
“Tutup saja ini pengais keadilan. Marketing ala-ala buat jualan alkohol di Holywings. Lebih hina dari hina,” lanjutnya.
Unggahan tersebut muncul sehari setelah Hotman Paris mengonfirmasi telah menerima surat kuasa untuk mendampingi Febrie Adriansyah dalam perkara hukum yang sedang dihadapinya. Hotman menyebut surat kuasa itu diterimanya pada Jumat (17/7/2026).
Pernyataan Frank kemudian menjadi perhatian warganet dan memicu beragam tanggapan di media sosial. Sejumlah media daring turut mengutip unggahan tersebut sebagai bagian dari polemik yang berkembang setelah Hotman menerima kuasa hukum Febrie Adriansyah.
Hingga berita ini ditulis, Frank Alexander Hutapea belum memberikan penjelasan lebih lanjut mengenai unggahannya. Sementara itu, Hotman Paris juga belum menyampaikan tanggapan khusus terkait kritik yang dilontarkan putra sulungnya.
Perlu diketahui, seluruh pernyataan yang disampaikan Frank merupakan pendapat pribadi melalui media sosial. Adapun proses hukum yang melibatkan Febrie Adriansyah masih berjalan sesuai mekanisme yang berlaku dan belum terdapat putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap. (Red)
Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com


Tinggalkan Balasan