Beritabanten.comKemacetan panjang terjadi di ruas Jalan Nasional Cikande–Rangkasbitung atau Cirabit, tepatnya di depan Pasar Mambo, Banjar Cikande, Kabupaten Serang, Kamis (22/5/2025).

Penyebabnya, para pedagang kaki lima memanfaatkan dua jalur jalan untuk berjualan, sehingga arus lalu lintas terganggu parah.

Kendaraan dari arah Rangkasbitung tidak dapat melintas karena badan jalan sepenuhnya dipakai untuk lapak dagangan. Akibatnya, pengendara dari dua arah terpaksa berbagi jalur dan harus bergantian lewat.

Kondisi ini menyebabkan antrean kendaraan mengular, terutama pada pagi hari saat aktivitas masyarakat sedang tinggi.

Sejumlah pengguna jalan yang melintas mengeluhkan situasi tersebut karena harus menunggu lama dan bahkan terpaksa melawan arah untuk bisa lewat. Tidak terlihat adanya petugas lalu lintas di lokasi untuk mengatur kendaraan atau mengurai kemacetan.

Para pengendara mendesak pihak berwenang segera menindaklanjuti permasalahan ini.

Mereka meminta agar para pedagang ditertibkan dan dipindahkan ke lokasi yang sesuai agar jalan nasional tidak lagi digunakan sebagai tempat berjualan.

Selain mengganggu kelancaran arus kendaraan, kondisi tersebut juga dinilai membahayakan pengguna jalan.

Lapak-lapak pedagang liar diketahui berdiri di depan deretan ruko yang sering disebut warga sebagai Pasar Mambo.

Kawasan ini memang kerap menjadi titik kemacetan karena aktivitas jual beli yang tidak terkendali dan menggunakan sebagian besar badan jalan. (Nbl)

Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com