Beritabanten.com — KH Mas’ud resmi dilantik sebagai Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Tangerang Selatan masa khidmat 2026–2031. Pelantikan berlangsung di Graha Aswaja, Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan, Sabtu (8/8/2026).
Pelantikan jajaran pengurus PCNU Tangsel tersebut dilakukan oleh Rais Syuriah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Miftahul Akhyar. Momentum tersebut menjadi awal bagi kepengurusan PCNU Tangsel periode 2026–2031 untuk menjalankan amanah organisasi dan memperkuat khidmah NU di tengah masyarakat.
Usai dilantik, KH Mas’ud dalam sambutannya menegaskan komitmen untuk membawa PCNU Tangsel semakin hadir dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Komitmen tersebut akan diwujudkan melalui berbagai program kerja yang terangkum dalam Nawa Saka Khidmah PCNU Tangsel.
Nawa Saka menjadi pijakan penting bagi kepengurusan PCNU Tangsel masa khidmat 2026–2031 dalam menggerakkan organisasi sekaligus memperkuat kontribusi NU dalam pembangunan masyarakat dan bangsa.
Nawa Saka Khidmah PCNU Tangsel terdiri dari sembilan program prioritas, yakni penataan infrastruktur organisasi, sensus warga NU, kaderisasi, pendidikan, ekonomi, kesehatan, filantropi, dakwah, dan kemandirian organisasi.
Kesembilan program tersebut dirancang untuk memperkuat organisasi sekaligus menjawab berbagai kebutuhan masyarakat. Pelaksanaannya akan didorong hingga ke tingkat Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU), ranting, hingga anak ranting.
KH Mas’ud menekankan bahwa NU tidak boleh hanya hadir dalam kegiatan seremonial, tetapi harus mampu memberikan kerja nyata yang dapat dirasakan langsung oleh warga.
Menurutnya, penataan infrastruktur organisasi menjadi salah satu fondasi penting dalam menjalankan Nawa Saka Khidmah. Dengan organisasi yang tertata, konsolidasi, kaderisasi, pelayanan dan pemberdayaan masyarakat diharapkan dapat berjalan lebih optimal.
Selain itu, sensus warga NU menjadi bagian penting dari Nawa Saka. Pendataan warga diharapkan menjadi basis bagi PCNU Tangsel dalam menyusun berbagai program yang lebih tepat sasaran, khususnya di bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi dan pemberdayaan masyarakat.
Di bidang kaderisasi dan pendidikan, PCNU Tangsel diarahkan untuk memperkuat kualitas sumber daya manusia. Sementara sektor ekonomi dan kemandirian organisasi menjadi bagian dari upaya membangun kekuatan ekonomi warga sekaligus memperkokoh kemampuan organisasi dalam menjalankan program secara berkelanjutan.
Pada sektor kesehatan dan filantropi, gerakan NU diarahkan agar semakin dekat dengan persoalan sosial masyarakat. Sedangkan dalam bidang dakwah, PCNU Tangsel akan terus mendorong dakwah Islam yang moderat, ramah dan membawa kemaslahatan.
Kesembilan program tersebut pada akhirnya bermuara pada satu tujuan, yakni menjadikan NU sebagai organisasi yang hadir dan memberikan manfaat bagi umat.
Dengan Nawa Saka Khidmah, PCNU Tangsel masa khidmat 2026–2031 ingin memastikan bahwa keberadaan NU tidak hanya kuat secara kelembagaan, tetapi juga mampu mengambil peran strategis dalam membangun masyarakat dan bangsa.
Kepengurusan baru PCNU Tangsel diharapkan mampu menjadikan Nawa Saka Khidmah sebagai gerakan bersama seluruh kader dan warga Nahdliyin.
Bukan sekadar sembilan program di atas kertas, melainkan kerja nyata yang menghadirkan kemaslahatan bagi masyarakat sekaligus berkontribusi dalam pembangunan bangsa. (Red)
Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com


Tinggalkan Balasan