Beritabanten.com – Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Miftahul Akhyar melantik Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) masa khidmat 2026-2031.
Pelantikan tersebut berlangsung di Graha Aswaja, Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan, Sabtu (8/8/2026). Prosesi pelantikan menjadi momentum penguatan spiritual bagi para pengurus untuk menjalankan khidmah di NU dengan penuh keyakinan kepada Allah SWT.
Dalam prosesi pelantikan, KH Miftahul Akhyar menekankan pentingnya kesungguhan, tanggung jawab, dan keikhlasan dalam menjalankan amanah sebagai pengurus NU.
Menurutnya, menjadi pengurus NU memiliki nilai pengabdian yang tinggi. Karena itu, para pengurus harus memiliki kesiapan mental dan spiritual untuk menjalankan tugas organisasi.
“Sudah siapkah para kiai untuk berkhidmah?” tanya KH Miftahul Akhyar kepada para pengurus.
Pertanyaan tersebut kemudian dijawab dengan kesiapan dan keteguhan para pengurus yang mengikuti prosesi pelantikan.
KH Miftahul Akhyar juga mengingatkan para pengurus agar senantiasa menjalankan organisasi dengan berpedoman pada nilai-nilai keadilan. Ia mengutip ayat Al-Qur’an tentang perintah untuk berlaku adil serta mengingatkan hadis Nabi Muhammad SAW:
“Kullukum ra’in wa kullukum mas’ulun ‘an ra’iyyatihi.”
Artinya, setiap kalian adalah pemimpin dan setiap kalian akan dimintai pertanggungjawaban atas yang dipimpinnya.
Karena itu, KH Miftahul Akhyar meminta para pengurus menjalankan organisasi dengan penuh kesungguhan serta tetap sami’na wa atha’na dalam berjihad melalui khidmah di NU. Hal tersebut, kata dia, penting untuk meneguhkan dan menjaga ajaran Ahlussunnah wal Jamaah.
Dalam kesempatan tersebut, para pengurus juga diminta mengucapkan ikrar yang memuat tiga komitmen utama.
“Dengan penuh kesadaran dan tanggung jawab, dengan ini berikrar,” demikian pengantar ikrar yang dibacakan dalam prosesi tersebut.
Pertama, mengamalkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945 secara murni serta menegakkan akidah Ahlussunnah wal Jamaah dan ajaran NU.
Kedua, melaksanakan kewajiban sebaik-baiknya untuk NU, Islam, dan masyarakat Indonesia.
Ketiga, menyumbangkan tenaga dan pikiran untuk mewujudkan masyarakat yang adil dan makmur yang diridai Allah SWT.
Usai prosesi baiat, KH Miftahul Akhyar menyampaikan apresiasinya kepada para pengurus yang telah menyatakan kesanggupan mengemban amanah organisasi.
“Alhamdulillah, baiat sudah selesai dengan mudah untuk selanjukan kita doakan Muktamar NU ke-35 di Jombang menghasilkan pemimpin yang bertanggung jawab untuk menjadikan NU berwibawa, terus berupaya mengangkat harkat manusia di Tangsel,” katanya.
Ia juga berpesan agar kepengurusan PCNU Kota Tangsel dapat bersinergi dengan pemerintah dalam menjalankan tugas-tugas sosial keagamaan.
“Bersama pemerintah menyampaikan amar makruf nahi munkar. Sukseslah menjalankan tugas,” ujar KH Miftahul Akhyar.
Pesan tersebut kemudian dijawab serempak oleh para pengurus dengan ucapan, “Amin.” (Red)
Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com


Tinggalkan Balasan