Beritabanten.com – Masyarakat religius yang menjadi tujuan pembangunan Kota Tangerang Selatan mengambil beragam bentuk, salah satunya perayaan Festival Sholawat dan Qosidah ke-3.

Kegiatan yang menyedot perhatian banyak masyarakat Kota Tangsel ini sebagai tanda syukur dan kebersamaan dan digelar di Plaza Pusat Pemerintahan Kota Tangerang Selatan (Puspemkot Tangsel), Kelurahan Serua, Kecamtan Ciputat, Kota Tangsel, pada Sabtu 10 Oktober 2025.

Adalah Badan Koordinasi Majelis Taklim Masjid – Dewan Masjid Indonesia (BKMM-DMI) Kota Tangsel yang menjadi penyelenggara acara tersebut dengan peserta 41 dari berbagai wilayah sekaligus jadi wadah bagi masyarakat untuk mengekspresikan kecintaan kepada Rasulullah melalui seni religi.

Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie ditemani Ketua DMI Kota Tangsel Heli Slamet yang mebuka acara tersebut, menyampaikan bahwa kegiatan keagamaan seperti ini merupakan bagian penting dari upaya membangun karakter masyarakat yang sesuai dengan visi Tangsel Cerdas, Modern, dan Religius.

“Lambang daerah kita bukan sekadar simbol untuk difoto, tapi menjadi target pembangunan. Kita ingin seluruh aspek kehidupan baik manusia, alam, maupun lingkungan ini dibangun dengan nilai religiusitas,” ujar Benyamin, dikutip redaksi dari laman resmi Pemkot Tangsel, Senin 13 Oktober 2025.

Ia juga menekankan pentingnya meneladani akhlak Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari, salah satunya melalui kebiasaan bersholawat dan menjaga kesantunan.

“Rasulullah mencontohkan kesopanan dan kasih sayang bahkan dalam hal sederhana seperti memberi salam. Maka mari kita jadikan sholawat sebagai bentuk cinta kita kepada Rasulullah, bagian dari keseharian masyarakat Tangsel,” tambahnya.

Selain itu, Benyamin turut memberikan apresiasi kepada para guru ngaji, marbot, serta penggerak kegiatan keagamaan yang selama ini ikut menjaga nilai-nilai religius di Tangsel.

“Insyaallah tahun depan kita atur agar cakupannya lebih luas lagi, agar syiar sholawat dan qosidah semakin menggema di seluruh Tangsel,” tutur Benyamin.

Sementara itu, Ketua BKMM DMI Kota Tangsel Tini Indrayanti mengungkapkan rasa syukurnya atas terselenggaranya festival tahun ini yang berjalan lancar dan penuh antusiasme.

“Alhamdulillah, tahun ini kami selenggarakan di plaza pemkot sebagai bukti bahwa kami adalah mitra pemerintah yang terus semangat memberikan dukungan. Tujuan kami adalah memperkenalkan kepada semua peserta bahwa pemerintah kota ini hadir dan peduli,” ujarnya.

Tini menyoroti antusiasme peserta yang sangat tinggi, bukan semata untuk mencari kemenangan atau piala, melainkan sebagai sarana mengekspresikan kemampuan yang sudah mereka latih setiap minggu.

“Ini menjadi wadah berharga bagi mereka, apalagi diinisiasi oleh BKMM DMI yang berkomitmen mengembangkan seni religi di Tangerang Selatan,” tambah beliau.

Tini berharap para peserta dapat menerima hasil lomba dengan legowo.

“Dalam lomba tentu ada yang menang dan kalah, namun semua peserta adalah pemenang karena berani tampil dan menunjukkan kemampuannya. Bagi yang belum berhasil mendapatkan gelar juara, semoga tahun depan bisa mencoba kembali dengan semangat yang sama,” pungkasnya. (Red)

Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com