Beritabanten.com – Badan Gizi Nasional (BGN) mulai melakukan pembenahan data penerima manfaat Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai upaya meningkatkan akurasi penyaluran bantuan sekaligus memperkuat tata kelola program agar lebih tepat sasaran.
Wakil Kepala BGN Agustina Arumsari mengatakan pemerintah saat ini tengah memverifikasi sekitar 62,7 juta calon penerima manfaat. Proses tersebut dilakukan untuk menghapus data ganda, mencegah tumpang tindih dengan program bantuan lainnya, serta memastikan bantuan diterima oleh kelompok yang berhak.
Menurut Agustina, hasil pemutakhiran data juga akan menjadi dasar dalam menghitung kembali kebutuhan anggaran Program MBG. Karena itu, pemerintah masih melakukan pengkajian sehingga besaran anggaran belum dapat dipastikan mengacu pada proyeksi awal.
Selain memperbaiki kualitas data, BGN juga mengubah prioritas penerima manfaat dengan memberikan perhatian lebih besar kepada ibu hamil, ibu menyusui, dan anak balita. Kelompok tersebut dinilai memiliki peran strategis dalam upaya pencegahan stunting dan peningkatan kualitas gizi sejak masa awal kehidupan.
BGN mencatat cakupan layanan bagi ibu hamil, ibu menyusui, dan balita sebelumnya masih relatif rendah, sekitar 17 persen dari total penerima manfaat. Melalui penyesuaian sasaran, pemerintah berharap intervensi gizi dapat memberikan dampak yang lebih optimal terhadap pembangunan sumber daya manusia.
Perubahan prioritas tersebut juga akan memengaruhi pola distribusi manfaat kepada kelompok penerima lainnya, termasuk peserta didik. Penyesuaian akan dilakukan berdasarkan hasil verifikasi data serta kemampuan anggaran yang tersedia.
Pemerintah menegaskan bahwa pemutakhiran data bukan sekadar proses administratif, melainkan bagian dari evaluasi menyeluruh agar pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis berjalan lebih akuntabel, efisien, dan tepat sasaran.
Melalui pembenahan data dan penajaman kelompok prioritas, BGN berharap Program MBG dapat memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat, terutama kelompok yang paling rentan mengalami masalah gizi dan stunting. (Red)
Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com


Tinggalkan Balasan