Beritabanten.com — Asosiasi Pengusaha Indonesia atau APINDO menilai kebijakan pemerintah terkait transformasi budaya kerja nasional dan energi sebagai langkah strategis merespons tekanan geopolitik global. Namun, pelaksanaannya diminta tetap hati-hati agar tidak mengganggu aktivitas dunia usaha.
Ketua Umum APINDO Shinta W. Kamdani mengatakan pelaku usaha memahami kebijakan tersebut sebagai upaya mengantisipasi kenaikan harga energi serta pengendalian konsumsi bahan bakar minyak (BBM).
“Namun implementasinya perlu adaptif, terukur, dan mempertimbangkan kondisi riil di lapangan agar produktivitas dan keberlangsungan usaha tetap terjaga,” ujar Shinta dalam keterangan tertulis, Rabu (2/3).
Menurut dia, penerapan kebijakan work from home (WFH) tidak bisa disamaratakan di semua sektor. Setiap perusahaan memiliki karakteristik operasional berbeda, sehingga keputusan terbaik seharusnya berada di tingkat masing-masing perusahaan.
APINDO mengingatkan, penyeragaman kebijakan berpotensi menimbulkan disrupsi dan inefisiensi. Selain itu, penetapan WFH pada hari tertentu dinilai berisiko meningkatkan mobilitas masyarakat, yang justru bertentangan dengan tujuan penghematan energi.
Di sisi lain, APINDO mendukung langkah pemerintah dalam melakukan refocusing anggaran kementerian dan lembaga demi menjaga disiplin fiskal serta kredibilitas APBN di tengah ketidakpastian global.
Meski begitu, refocusing anggaran diminta dilakukan secara selektif dan berbasis produktivitas agar tidak mengganggu stabilitas makroekonomi maupun momentum pertumbuhan.
Terkait pembatasan BBM subsidi, APINDO menekankan pentingnya kejelasan definisi serta mekanisme teknis di lapangan. Hal ini dinilai krusial untuk mencegah hambatan distribusi, khususnya bagi pelaku usaha dan UMKM.
APINDO juga mendorong adanya komunikasi terbuka antara pemerintah dan dunia usaha. Sinergi dinilai menjadi kunci untuk menjaga stabilitas sekaligus memperkuat daya tahan ekonomi nasional di tengah tekanan global. (Red)
Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com


Tinggalkan Balasan