Beritabanten.com – Panglima TNI dan Kapolri kembali menegaskan bahwa hubungan kedua institusi berjalan baik dan tetap solid. Dalam sejumlah kesempatan, keduanya tampil bersama dalam berbagai agenda dan menyampaikan pesan mengenai pentingnya menjaga sinergi serta mencegah upaya yang dinilai dapat memecah hubungan antara TNI dan Polri.

Pernyataan mengenai soliditas tersebut terus disampaikan secara berulang kepada masyarakat. Kondisi ini kemudian memunculkan pertanyaan mengenai mengapa isu mengenai kemungkinan adanya ketegangan antara dua institusi keamanan negara tersebut tetap menjadi perhatian publik meskipun para pimpinan telah berkali-kali memberikan penegasan.

Dalam kajian komunikasi politik melalui teori Agenda Building, isu yang sering disampaikan oleh aktor pemerintah dapat menunjukkan bahwa terdapat perhatian khusus terhadap isu tersebut. Pemerintah dapat menggunakan komunikasi publik untuk memberikan penjelasan, membangun pemahaman masyarakat, sekaligus mengarahkan perhatian terhadap pesan tertentu.

Dalam konteks hubungan TNI dan Polri, pesan yang dibangun adalah pentingnya menjaga kerja sama, koordinasi, dan kesatuan dalam menjalankan tugas negara. Pengulangan pesan tersebut dapat dipahami sebagai upaya memperkuat persepsi publik mengenai stabilitas hubungan antarlembaga.

Sementara itu, dalam kajian komunikasi, terdapat pandangan bahwa isu yang terus muncul dalam ruang publik biasanya memiliki konteks sosial yang melatarbelakanginya. Konsep No Smoke Without Fire sering digunakan untuk menggambarkan bahwa sebuah isu dapat berkembang karena adanya peristiwa, pengalaman masyarakat, atau persepsi tertentu, meskipun keberadaan isu tersebut belum tentu membuktikan adanya fakta yang sesuai dengan narasi yang beredar.

Karena itu, menjaga kepercayaan publik terhadap hubungan TNI dan Polri tidak cukup hanya melalui pernyataan mengenai kekompakan. Hal yang lebih penting adalah memastikan kerja sama di tingkat pelaksana berjalan efektif, koordinasi antarinstansi berlangsung baik, serta setiap potensi persoalan kewenangan dapat diselesaikan melalui mekanisme yang jelas.

Hubungan antarlembaga negara pada akhirnya dinilai masyarakat bukan hanya melalui simbol kebersamaan para pimpinan, tetapi juga melalui tindakan nyata dalam menjalankan tugas. Transparansi, profesionalitas, dan konsistensi dalam pelayanan publik menjadi faktor utama yang menentukan tingkat kepercayaan masyarakat.

Dengan demikian, isu mengenai soliditas TNI dan Polri akan terus menjadi perhatian selama masyarakat masih melihat adanya ruang pertanyaan mengenai hubungan kedua institusi tersebut. Jawaban paling kuat terhadap isu tersebut bukan hanya melalui narasi, tetapi melalui kinerja dan koordinasi yang dapat dirasakan secara langsung oleh publik. (Red)

Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com