Beritabanten.com – Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kota Tangerang bersama Tagana Rajawali memberikan edukasi dan simulasi mitigasi bencana kepada siswa Yayasan Ekklesia Mahkota, Jumat (7/8/2026).

Kegiatan tersebut diikuti sekitar 50 siswa yang terdiri dari 40 siswa SD dan 10 siswa TK. Edukasi dikemas secara interaktif agar anak-anak lebih mudah memahami langkah penyelamatan diri ketika terjadi bencana.

Materi yang diberikan antara lain mengenai kesiapsiagaan menghadapi gempa bumi dan kebakaran. Para siswa juga diperkenalkan dengan langkah evakuasi dasar serta cara menyelamatkan diri tanpa panik.

Ketua Tagana Kota Tangerang Fathurrohman mengatakan, edukasi kebencanaan perlu dikenalkan sejak usia dini karena bencana dapat terjadi kapan saja.

Menurutnya, anak-anak perlu memiliki pengetahuan dasar mengenai potensi bencana di lingkungan sekitar serta memahami tindakan yang harus dilakukan ketika kondisi darurat terjadi.

Melalui simulasi sederhana dan pendekatan yang menyenangkan, siswa diharapkan dapat lebih mudah mengingat langkah-langkah keselamatan.

Perluas Tagana Masuk Sekolah

Fathurrohman mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya Tagana Kota Tangerang memperluas program Tagana Masuk Sekolah (TMS) ke berbagai lembaga pendidikan di Kota Tangerang.

Program tersebut diharapkan dapat membentuk karakter anak yang lebih tangguh dan mampu menghadapi situasi darurat dengan tenang.

Selain memberikan pengetahuan, kegiatan simulasi juga menjadi sarana bagi siswa untuk mengenali tindakan yang tepat saat terjadi bencana.

Tagana Kota Tangerang berharap kegiatan serupa dapat menjangkau lebih banyak sekolah sehingga kesadaran mengenai mitigasi bencana dapat ditanamkan sejak dini.

Sekolah di Kota Tangerang yang ingin mendapatkan edukasi dan simulasi mitigasi bencana dapat mengajukan permohonan melalui akun Instagram resmi Tagana Kota Tangerang atau layanan di nomor 0851-7843-6384.

Edukasi kebencanaan sejak usia dini dinilai penting untuk membangun kesiapsiagaan siswa sekaligus mengurangi kepanikan ketika menghadapi situasi darurat (Red)

Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com