Beritabanten.com – Pengembangan musik daerah merupakan salah satu cara dalam menjadikan parawisita kita bisa dinikmati oleh wisatawan manca negara. Para penikmat musik di manca negara sudah mulai melirik pada ragam musik daerah di tanah air.

Berdasarkan hal tersebut, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kabaparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno terus berkolaborasi dengan semua pihak. Kali ini, gandeng musisi Regar untuk melestarikan musik Melayu dengan memperkenalkan genre “Urban Melayu”.

Menparekraf Sandiaga mengungkapkan apa yang dilakukan musisi asal Sumatra Utara yang bernama lengkap Halim Arafat Siregar berkolaborasi dengan label Wiken Musik yang didirikan oleh musisi Sandy Canester ini patut mendapat apresiasi.

Karena kehadiran “Urban Melayu” diyakini mampu menarik perhatian generasi muda untuk menikmati dan melestarikan musik Melayu.

“Regar ini adalah anak muda penggagas genre musik Urban Melayu yang patut kita apresiasi,” kata Sandiaga melalui pesan elektronik, Rabu (26/6/2024).

Dihubungi terpisah, Sandy Canester, mengatakan Urban Melayu ini sebenarnya adalah genre musik yang ia cetuskan bersama Regar sebagai bentuk keresahan mereka akan minat generasi muda terhadap musik Melayu yang begitu rendah.

“Kami pikir musik Melayu sebagai akar-akar budaya kita ini bisa relate dengan kondisi sekarang, bisa diterima oleh anak muda sekarang,” ujar pemilik label Wiken Musik ini.

Regar menambahkan, menurutnya, musik Melayu itu tidak kalah menarik dengan genre-genre musik lain yang diminati generasi muda.

“Jadi cara saya mengenalkan musik Melayu ke anak muda itu adalah dengan mengemas lagu-lagu tersebut dengan sound yang modern,” ujar Regar.

Sementara itu, Deputi Bidang Pemasaran Kemenparekraf/Baparekraf, Ni Made Ayu Marthini, mengungkapkan hasil kreativitas anak muda seperti Regar ini patut diamplifikasi dan dipromosikan ke pasaran. Sehingga tidak hanya mengembangkan potensi ekraf musik Melayu saja, namun juga melestarikan kearifan tradisi dan budaya lokal.

“Kami menyambut baik sekali kehadiran Urban Melayu, karena Melayu ini merupakan salah satu basis budaya yang perlu kita dukung dan kita angkat sebagai bagian dari ekonomi kreatif yang berbasis tradisi,” tutur Made.

Sebagai informasi, Regar menampilkan musik Melayu dengan genre “Urban Melayu” dalam “The Weekly Brief With Sandi Uno” di Gedung Sapta Pesona, Jakarta Pusat, beberapa waktu lalu. Sandiaga berkesempatan menyaksikan langsung secara kolaborasi dengan musisi dalam mengenalkan musik daerah ke manca negara. (Red)

Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com