Beritabanten.com – Semangat menuntut ilmu ulama nusantara menjadi cermin perjuangan kemerdekaan tanah air.

Mereka yang merasa haus akan ilmu pengetahuan terus menjelajah timur tengah sekaligus menyuarakan pentingnya lepas dari cengkraman penjajahan.

Sejarah mencatatkan menuntut ilmu menjadikan ulama menyadari pentingnya kemerdekaan karena bertentangan dengan larangan perbudakan dalam ajaran Islam.

Dari interaksi intelektual mereka dengan para ulama di Timur Tengah melahirkan konsolidasi membangun umat kuat dalam keilmuan sekaligus semangat nasionalisme.

Sebut saja ulama besar Syaikh Nawawi Al-Bantani yang tercatat menjelajah jazirah arab hingga menghembuskan nafas terakhir. Hingga kini makannya terus dikunjungi untuk mengenang perjuangan dalam menguatkan ilmu pengetahuan di negeri jawara tersebut.

Terlampir sekian banyak ulama nusantara yang dimakamkan di tanah suci yang kini masih kerap dikunjungi oleh jemaah haji Indonesia.

Berikut ini Daftar Ulama Nusantara Yang Dimakamkan Di Jannatul Ma’la Makkah Al-Mukarromah, Antara Lain :

1. Syaikh Nawawi bin Umar al-Bantani (w. 25 Syawal 1314 H/29 Maret 1879 M)

2. Syaikh Ahmad Khatib al-Minkabawi (w. 19 Jumadil Awwal 1334 H/13 Maret 1916 M)

3. Syaikh Mahfudz al-Tarmasi (w. 1 Rajab 1338 H/22 Maret 1920 M)

4. Syaikh Abdul Hamid al-Qudsi (w. 9 Rajab 1334 H/12 Mei 1915 M)

5. Syaikh Ahmad Nahrawi al-Banyumasi (w. 1926 M)

6. Syaikh Sayyid Muhsin bin Ali al-Musawa (w. 10 Jumadis Tsani 1354 H/28 September 1935 M)

7. Syaikh Abdul Muhaimin bin Abdul Aziz al-Lasemi (w. 1376 H/1956 M)

8. Syaikh Ali bin Abdullah al-Banjari (w. 1370 H/1950 M)

9. Syaikh Muhammad Yasin bin Isa al-Padani (w. 28 Dzulhijjah 1440 H/23 Juli 1990 M)

10. Syaikh Abdul Qadir al-Mandaili (w. 20 Rabi’ul Akhir 1385 H/18 Agustus 1965 M)

11. KH. Abdul Karim bin KH. M. Hasyim Asy’ari (w. 1972 M)

12. Syaikh Abdullah Durdum al-Padani (w. 27 Sya’ban 1407 H/27 April 1987 M)

13. Syaikh Abdul Fattah Rawa (w. 1424 H/2003 M)

14. KH. Maimoen Zubair (w. 5 Dzulhijjah 1440 H/6 Agustus 2019 M)

Ulama tersebut adalah bagian penting yang harus kita ingat di tengah kemeriahan perayaan HUT RI ke-80. Mereka adalah pahlawan penguatan aspek penting berupa kesadaran ilmu pengetahuan sekaligus membakar patriotisme kemerdekaan. (Red)

Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com