Beritabanten.com – Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim menyampaikan ucapan duka cita atas wafatnya Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani, mantan Emir Qatar yang memimpin negara tersebut pada periode 1995–2013 dan dikenal dengan gelar Father Amir.
Melalui pernyataan di akun media sosial resminya pada Minggu (12/7/2026), Anwar menyampaikan belasungkawa atas nama pemerintah dan rakyat Malaysia kepada Emir Qatar Sheikh Tamim bin Hamad Al Thani, keluarga kerajaan, serta seluruh masyarakat Qatar yang tengah berduka.
Dalam pesannya, Anwar mengenang Sheikh Hamad sebagai sosok pemimpin yang memiliki peran besar dalam perjalanan transformasi Qatar. Selama masa kepemimpinannya, Qatar mengalami perkembangan signifikan di berbagai bidang, terutama sektor ekonomi, energi, dan hubungan internasional.
Anwar menilai kepemimpinan Sheikh Hamad selama 18 tahun telah membawa Qatar menjadi salah satu negara dengan pengaruh penting di kawasan Timur Tengah. Pengelolaan sumber daya energi, khususnya pengembangan industri gas alam cair (LNG), menjadi salah satu faktor yang memperkuat posisi ekonomi Qatar di tingkat global.
Selain keberhasilan di bidang ekonomi, Sheikh Hamad juga dikenal memiliki peran dalam memperluas hubungan diplomatik Qatar. Di bawah kepemimpinannya, Qatar semakin aktif dalam berbagai isu internasional dan membangun posisi sebagai salah satu negara yang memiliki pengaruh dalam diplomasi kawasan.
Anwar juga menyoroti keputusan Sheikh Hamad pada 2013 ketika menyerahkan kepemimpinan Qatar kepada putranya, Sheikh Tamim bin Hamad Al Thani. Menurutnya, langkah tersebut menunjukkan sikap kenegarawanan dan menjadi contoh transisi kepemimpinan yang berlangsung secara teratur.
Bagi Malaysia, Sheikh Hamad dikenang sebagai tokoh yang memiliki hubungan baik dengan berbagai negara, termasuk Malaysia. Anwar menyebut almarhum sebagai sosok yang dihormati di dunia Islam serta memiliki kontribusi besar dalam membangun citra Qatar di panggung internasional.
Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani wafat pada usia 74 tahun. Kepergiannya meninggalkan catatan panjang dalam sejarah Qatar, terutama terkait proses perubahan negara tersebut dari sebuah negara kecil di kawasan Teluk menjadi salah satu pusat ekonomi dan diplomasi yang diperhitungkan dunia.
Anwar dalam pesannya turut mendoakan agar Allah SWT memberikan rahmat kepada almarhum, mengampuni segala kesalahannya, serta memberikan kekuatan dan ketabahan kepada keluarga kerajaan dan rakyat Qatar yang kehilangan salah satu tokoh penting dalam sejarah negaranya. (Red)
Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com


Tinggalkan Balasan