Beritabanten.com – Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie mengadiri Bapenda Festival Tangsel Land 2025 di Taman NKCTHI dan Jogging Track Bintaro Jaya Exchange, Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan, Provinsi Banten, Sabtu kemarin.

Dia menyatakan bahwa forum tersebut menjadi ajang penting dalam menggenjot peran aktif masyarakat dalam turun andil membangun Tangsel.

“Festival ini adalah ruang bersama untuk merayakan kreativitas warga kota sekaligus memperkuat kolaborasi di berbagai sektor,” ujar Benyamin, dilihat redaksi dalam rilis resmi, Senin 8 Desember 2025.

Kata dia, festival yang digelar dua hari ini menyajikan beragam layanan publik mulai dari pelayanan pajak daerah, administrasi kependudukan hingga perizinan.

Selain itu, dihadirkan pula ruang hiburan dan pemberdayaan yang meliputi kuliner, UMKM, pentas musik, kesenian, edukasi, hingga berbagai aktivitas komunitas.

“Festival ini adalah kebanggaan Kota Tangerang Selatan. Energi baru, kreativitas baru, dan antusiasme masyarakat selalu luar biasa,” kata dia.

Tahun ini, Tangsel memasuki usia ke-17. Menurut Benyamin, capaian pembangunan yang terus bertumbuh tidak terlepas dari kontribusi masyarakat melalui ekosistem pajak daerah yang sehat dan tertib.

Untuk mendukung kesejahteraan para pelaku UMKM dan berbagai aktivitas industri lainnya, maka seiring pertumbuhan ekonomi digital, Pemkot Tangsel juga berkolaborasi bersama Bank Indonesia Perwakilan Banten mendorong percepatan transaksi nontunai melalui QRIS.

Melalui kerja sama ini, Pemkot Tangsel mendorong penggunaan QRIS di seluruh sektor, termasuk pembayaran pajak daerah.

Benyamin menegaskan bahwa pajak daerah memiliki peran strategis dalam pembangunan kota. Menurutnya, pendapatan tersebut digunakan untuk memperkuat pelayanan publik, infrastruktur, pendidikan, kesehatan, serta pemberdayaan masyarakat.

“Kami ingin pastikan pelaku usaha dari skala kecil hingga besar dapat bertransaksi dengan mudah, cepat, dan aman. QRIS adalah simbol transformasi digital Tangsel,” kata Benyamin.

Atas percepatan digitalisasi tersebut, Tangsel berhasil meraih sejumlah penghargaan bergengsi, di antaranya Pemenang TP2DD 2025 Regional Jawa–Bali.

Selain itu, Tangsel juga meraih peringkat pertama pemanfaatan pembayaran pajak digital tertinggi dan peringkat kedua inovasi digital pelayanan publik tingkat Provinsi Banten.

Benyamin menyampaikan apresiasi kepada para pelaku UMKM yang turut meramaikan Tangseland 2025. Ia menegaskan bahwa sektor UMKM menjadi tulang punggung ekonomi kota.

“Teruslah berinovasi. Jadikan Tangsel sebagai pusat ekonomi kreatif yang semakin kuat setiap tahunnya,” ujarnya. (Red)

Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com