Beritabanten.com – Kota Tangerang Selatan terus mematangkan persiapan sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VII Banten 2026. Pemerintah Kota Tangsel menggandeng perguruan tinggi, sekolah, serta sektor swasta untuk memastikan seluruh fasilitas pertandingan siap digunakan.

Hingga Sabtu (7/11/2026), progres persiapan penyelenggaraan telah mencapai 90 persen. Dari sekitar 70 venue yang disiapkan, fasilitas milik pemerintah daerah, sekolah, perguruan tinggi, hingga mitra swasta masuk dalam daftar lokasi pertandingan.

Ketua Pelaksana Porprov VII Banten 2026, Pilar Saga Ichsan, mengatakan seluruh venue menjalani proses verifikasi untuk memastikan kesesuaiannya dengan standar teknis pertandingan resmi.

“Persiapan secara akumulatif sudah berada di jalur yang tepat dengan tingkat pencapaian 90 persen. Dari total sekitar 70 venue yang disiapkan, seluruhnya diverifikasi secara ketat agar memenuhi standar teknis pertandingan resmi,” ujar Pilar, dilihat Sabtu 7 November 2026.

Porprov VII Banten 2026 akan mempertandingkan 60 cabang olahraga yang melibatkan ribuan atlet dari seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Banten. Rangkaian kompetisi dijadwalkan berlangsung pada 8–23 November 2026, sedangkan upacara pembukaan akan digelar pada 15 November 2026.

Sementara itu, selain kesiapan infrastruktur, panitia juga menempatkan integritas kompetisi sebagai perhatian utama.

Kepala Bidang Humas Porprov Banten 2026, Tubagus Asep Nurdin, menjelaskan bahwa Panitia Pengarah dan Penasihat (Panwasrah) bersama KONI Banten telah menyelesaikan verifikasi keabsahan administrasi serta ketentuan mutasi atlet.

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan setiap kontingen mengikuti pertandingan sesuai ketentuan. Panitia ingin menjaga agar kompetisi berlangsung adil, transparan, dan menjunjung tinggi sportivitas.

“Porprov bukan hanya soal siapa yang menang atau kalah, tetapi bagaimana kita merawat ekosistem pembinaan olahraga yang kredibel, menjunjung tinggi sportivitas, dan berkelanjutan,” kata Asep.

Di sisi lain, Pemkot Tangsel juga berupaya menjadikan Porprov sebagai penggerak ekonomi masyarakat. Salah satu kebijakan yang disiapkan adalah melibatkan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di setiap klaster venue pertandingan.

Keterlibatan UMKM diharapkan membuka peluang usaha selama penyelenggaraan berlangsung. Ribuan atlet, ofisial, pendamping, dan pengunjung dari berbagai daerah menjadi potensi pasar bagi produk lokal Tangsel.

Pembukaan Porprov yang dikemas dalam bentuk festival rakyat di Lapangan Sunburst, BSD, Kecamatan Serpong, juga diproyeksikan menarik kunjungan masyarakat dalam jumlah besar.

Pemerintah Kota Tangsel mengajak masyarakat untuk ikut menyukseskan pesta olahraga terbesar di tingkat Provinsi Banten tersebut. Dukungan warga diharapkan tidak hanya menciptakan suasana pertandingan yang meriah, tetapi juga memperkuat citra Tangsel sebagai tuan rumah yang ramah dan profesional.

Dengan melibatkan pemerintah, perguruan tinggi, sekolah, swasta, dan pelaku UMKM, Porprov VII Banten 2026 diharapkan tidak berhenti sebagai ajang kompetisi olahraga. Lebih dari itu, penyelenggaraan ini menjadi momentum memperkuat ekosistem olahraga sekaligus menggerakkan ekonomi daerah. (Red)

Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com