Beritabanten.com – Calon Gubernur Banten Airin Rachmi Diany menyadari menyapa adalah tahapan penting dalam menyerap aspirasi warga.

Dirinya yang berpasangan di Pilgub Banten 2024 dengan Ade Sumardi kali ini menyambangi Kabupaten Tangerang pasca menggemakan Banten Maju Bersama di Kota Tangerang Selatan.

Pasca menyapa warga yang pernah dirinya pimpin selama sepuluh tahun itu pilihan Airin jatuh di Kampung Kelapa Dua, RT 001 RW 004, Kelurahan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang.

Calon Gubernur Banten Nomor Urut 1 tersebut mendapat sambutan meriah dari warga dengan tampak berkumpul rapih dan tertib.

Kalimat yang diucapkan Politisi Golkar tersebut adalah mengajak warga yang mayoritas ibu-ibu tersebut untuk mencoblos dengan baik dan benar.

“Ibu-ibu jangan lupa ya, 27 November 2024 esok untuk membuka kertas suara di bilik suara dan mencoblos nomor satu dalam lembaran kertas pada pemilihan Gubernur,” terang Airin.

Dalam suasana penuh kekeluargaan itu, Airin sempat melontarkan kelakar jika nanti berada di bilik suara Pilkada 2024 yang disambut meriah hadirin.

“Meskipun ibu-ibu suka sama saya, cukup yah coblos satu kali aja,” ucap Airin.

Membenahi PPDB di Banten

Airin tidak lupa dasar dari semua proses pembangunan sangat tergantung pada kualitas pendidikan yang akan menopang kekuatan sumber daya manusia di Banten.

Kabupaten Tangerang dikatakannya sebagai wilayah yang masih membutuhkan prioritas pembangunan sektor pendidikan.

Dalam pandangan Airin, pendidikan di Kabupaten Tangerang masih membutuhkan sarana dan prasarana yang masih timpang dibandingkan dengan jumlah anak didik di sekolah negeri, khususnya Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Khusus (SMK) sebagai yang menjadi tanggung jawab Pemerintah Provinsi Banten.

Ilustrasi PPDB yang kerap jadi momok menakutkan ketika masuk sekolah negeri – Foto Istimewa.

Sistem zonasi PPDB SMAN dan SMKN yang selama ini menjadi sumber permasalahan setiap tahun akan dievaluasi jika dirinya nanti dipercaya memimpin bumi Sultan Mualana Hasanuddin itu.

Caranya, kata Airin, akan mendahulukan memperbanyak bangunan sekolah SMAN dan SMKN di Kabupaten Tangerang yang kini masih jauh dari standar pemenuhan kebutuhan anak didik.

“Saya akan membangun sekolah baru dan menambah ruang kelas baru untuk SMAN dan SMKN tanpa harus mematikan sekolah swasta,” janjinya.

Untuk masyarakat yang pada akhirnya nanti masih bersekolah di SMA dan SMK swasta selama tahapan penambahan itu berjalan akan tetap mendapat bantuan subsidi operasional.

“Jadi yang di subsidi adalah biaya operasionalnya ya, dan bukan biaya personalnya,” tegas Airin.

Selian itu, Airin mengidamkan pola komunikasi produktif antara SMAN dan SMKN di Kabupaten Tangerang yang pada gilirannya akan melahirkan kualitas pendidikan sempurna.

Lulusan berkualitas tersebut, jelas Airin, akan bisa memenuhi setiap kebutuhan tenaga kerja yang ada di Kabupaten Tangerang.

“Dengan kualitas pendidikan yang baik, maka setiap ada lowongan kerja, mereka akan siap,” ujarnya.

Rumah Sakit Kabupaten Tangerang – Foto Pemkab Tangerang.

Peningkatan Layanan Kesehatan  

Selain itu, Airin juga berjanji akan meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di Provinsi Banten, yakni dengan cukup menggunakan KTP saja bisa terlayani kesehatannya dengan baik.

“Jadi ketika masyarakat ingin berobat bisa langsung menunjukkan KTP tanpa harus minta rujukan dari pihak kelurahan atau pihak RT/RW,” ungkapnya.

Sebab, kata Airin, kehidupan masyarakat seperti roda berputar, yang di mana saat ini menjadi orang kaya. Namun, siapa sangka nanti bisa saja menjadi orang biasa.

“Sehingga, peran pemerintah diperlukan ketika warga lagi di posisi sedang susah,” pungkasnya. (Red)

 

Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com