Beritabanten.com – Aktivitas galian C yang resahkan warga dan pengendara di Desa Pete, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang tutup pada Selasa 7 Mei 2024.

Camat Tigaraksa Cucu Abdurrosyied mengatakan, penutupan galian tersebut dilakukan berdasarkan laporan keluhan dari masyarakat sekitar.  Aktivitasnya membuat jalan dipenuhi tanah hingga licin.

“Sementara kita tutup kita palangin mobil. Belum ada segel,” katanya kepada wartawan, Selasa (7/5/2024).

Cucu menyebut aktivitas galian diduga baru berjalan satu hari. Maka dari itu, pihaknya langsung turun bersama Trantib Kecamatan Tigaraksa untuk melakukan penutupan.

“Agar tidak ada korban, maka kita tutup. Kalo besok buka lagi, kita tutup lagi. Sementara belum ada penyegelan,” jelasnya.

Cucu menegaskan, jika pihak pengelola galian tidak mengikuti aturan yang ada, pihaknya akan melaporkannya kepada Satpol-PP Kabupaten Tangerang untuk disegel.

“Untuk masyarakat yang mengetahui aktivitas galian tanah ilegal dapat melaporkannya kepada pihak kami agar segera ditindak,” kata dia.

Sementara, Sekretaris Desa Pete, Ahmad Sahid Aliyudin menuturkan, aksi penghentian dan penutupan ini dalam rangka menolak adanya aktivitas galian tanah di desanya.

“Meski pihak perwakilan pengelola bersikukuh bertahan dengan alibinya, namun kami tetap meminta galian tanah itu ditutup,” tandasnya.(Red)

Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com