Beritabanten.com – Seorang balita laki-laki berusia 2 tahun 6 bulan mengalami patah tulang kaki setelah terjepit eskalator di sebuah mal di Jakarta Barat. Insiden balita terjepit eksalator ini viral di media sosial setelah videonya tersebar luas.
Kapolsek Tambora Kompol Donny Harvida, menjelaskan bahwa kejadian tersebut terjadi pada Sabtu siang, 21 Desember.
Menurut Donny, kurangnya pengawasan dari pihak orang tua menjadi penyebab utama insiden ini. Saat menaiki eskalator dari lantai atas ke lantai bawah, balita tersebut tidak diawasi dengan baik.
“Ketika hampir sampai di lantai bawah, anak tersebut tersangkut di bagian samping eskalator,” ujar Donny.
Hasil keterangan saksi menyebutkan bahwa balita itu dalam posisi jongkok saat menuruni eskalator, yang kemudian menyebabkan kakinya terjepit hingga patah.
Donny menambahkan bahwa pihak pengelola mal segera memberikan pertolongan pertama dan membawa balita tersebut ke rumah sakit untuk perawatan lebih lanjut.
Orang tua balita mengakui kelalaian mereka dalam mengawasi anaknya. Sebagai tindak lanjut, keluarga memutuskan untuk membawa anak tersebut ke pengobatan alternatif di Banten.
“Keluarga telah membuat surat pernyataan yang mengakui bahwa insiden ini terjadi karena kelalaian orang tua,” kata Donny.
Ia juga mengingatkan pentingnya pengawasan orang tua terhadap anak-anak, terutama di tempat-tempat yang kurang ramah anak. “Orang tua harus lebih waspada dan mengawasi putra-putrinya di mana pun mereka berada,” tutup Donny. (Azk)
Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com


Tinggalkan Balasan