Beritabanten.com – Seorang pengemudi ojek daring mengalami peristiwa mencekam usai terlibat senggolan kendaraan di sekitar KFC Paradise Viktor, Jumat malam sekitar pukul 20.30 WIB.

Korban menuturkan, insiden bermula saat mobil yang dikendarainya bersenggolan dengan kendaraan lain di lokasi tersebut. Korban kemudian menghentikan kendaraannya di belakang mobil pelaku untuk menyelesaikan persoalan secara baik-baik. Namun, pelaku yang mengaku sebagai aparat justru bereaksi agresif dan terlibat cekcok dengan korban.

Tak terima atas kejadian itu, pelaku keluar dari mobil dan berusaha merusak kendaraan korban dengan hendak memecahkan spion kanan dan kiri mobil. Korban sempat menghalangi tindakan tersebut agar kerusakan tidak semakin parah.

Situasi kemudian semakin memburuk ketika pelaku diduga mengeluarkan senjata api dan menodongkannya ke arah kepala korban. Korban juga mengaku diborgol oleh pelaku, kemudian mengalami pemukulan hingga hidungnya berdarah. Selain itu, siku korban mengalami luka-luka akibat dibanting ke tanah.

Korban sempat mengajak pelaku untuk menyelesaikan masalah secara hukum dengan mendatangi kantor polisi. Namun ajakan tersebut ditolak oleh pelaku. Karena merasa terancam dan takut, korban akhirnya memilih jalan damai.

Meski demikian, pelaku diduga meminta uang sebesar Rp900 ribu sebagai syarat perdamaian. Korban mengaku tidak memiliki uang tersebut karena saat itu orderan sebagai pengemudi Grab sedang sepi. Korban juga menyebutkan kondisi mobilnya mengalami kerusakan yang lebih parah dibandingkan kendaraan pelaku.

Dalam keterangannya, korban mencatat pelat nomor kendaraan pelaku, yakni B 1320 SJE, dan berharap aparat kepolisian dapat menindaklanjuti peristiwa tersebut sesuai hukum yang berlaku. (Nbl)

Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com