Beritabanten.com – Warga Jalan Kemuning III Blok E5 Nomor 08, Victor Silaban (59), Kelurahan Bencongan Indah, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten ditemukan meninggal dunia di aliran Sungai Aek Lumut, Lingkungan III Kelurahan Lumut, Kecamatan Lumut, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Provinsi Sumatera Utara.
Pria malang tersebut ditemukan oleh Tim Basarnas bersama TNI, Polri dan warga setempat pada Rabu (25/12/24) sekitar pukul 10.30 WIB. Korban yang sebelumnya dinyatakan hanyut pada Senin (23/12/24) sekitar pukul 11.30 WIB ditemukan dalam keadaan telentang dan tersangkut di bebatuan bantaran Sungai Aek Lumut.
Saat ditemukan, jasad korban sudah tidak berpakaian dan beberapa organ tubuhnya hilang, diduga dimakan binatang atau ikan karena sudah tiga hari berada di dalam sungai. Dengan didampingi pihak keluarga, jasad korban dibawa ke RSUD Pandan untuk keperluan visum.
Informasi yang dihimpun menyebutkan bahwa Victor Silaban, yang merupakan warga Banten pulang ke kampung halamannya di Desa Simanosor, Kecamatan Sibabangun, Tapteng sekitar dua minggu lalu untuk melihat kebun durian miliknya yang berada di Dusun III Desa Simanosor.
Pada Senin, 23 Desember 2024, sekitar pukul 07.00 WIB korban berangkat dari kediamannya menuju kebun durian tersebut. Namun, hingga sore hari, korban tak kunjung pulang.
Setelah melakukan pencarian di sekitar kebun milik korban, adik kandungnya, Virmus Silaban melaporkan kehilangan abangnya ke Polsek Sibabangun. Menurut beberapa warga, korban diduga terseret arus Sungai Aek Lumut saat hendak menyeberang pulang pada Senin (23/12/24) sekitar pukul 11.30 WIB.
“Saya sempat bertemu sewaktu korban hendak pulang. Ia membawa dua buah durian di dalam tas karung. Saat itu, saya sudah memperingatkan agar tidak menyeberang, karena debit air sungai meningkat akibat hujan lebat,” ungkap Khairul Azmi Sitompul, warga Simanosor.
Berdasarkan keterangan beberapa saksi, personel Polsek Sibabangun dibantu TNI, Basarnas dan warga melakukan pencarian di sepanjang Sungai Aek Lumut. Upaya yang tak kenal lelah akhirnya membuahkan hasil ketika jasad korban ditemukan tersangkut di bebatuan bantaran Sungai Aek Lumut, sekitar 4 km dari lokasi penyeberangan.
“Sebelum kita serahkan ke pihak keluarga, jasad korban terlebih dahulu kita bawa ke RSUD Pandan untuk keperluan visum,” ujar Kapolsek Sibabangun, Iptu Totok Catur Wahono. (Nul)
Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com


Tinggalkan Balasan