Beritabanten.com – Perjalanan karier Tika Kartika Sari, warga Kampung Dukuh, Kecamatan Leuwidamar Kabupaten Lebak menjadi inspirasi di balik dinamika politik Pileg 2024.
Dia berhasil menjadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lebak periode 2024-2029 setelah berjuang lama berjualan dan seblak sampai
perolehan suara 4 500 sah Dapil III dari PDI Perjuangan.
Perempuan 20 Maret 1994, terlahir sebagai yatim piatu dari keluarga dengan keterbatasan ekonomi.
“Lahir dari rahim wong cilik, tumbuh besar dengan keringat perjuangan seorang ibu single parent,” ucapnya penuh peluh kesedihan, kemarin
“Alhamdulilah berkat dukungan suami, orang tua dan tetangga serta pendukung saya dilantik jadi anggota DPRD Lebak,” sambungnya.
Dirinya akan menyisipkan sebagian gajinya untuk masyarakat miskin terutama anak yatim dan akan fokus membenahi kesehatan, pendidikan, dan pertanian.
Katanya, niat untuk memperjuangkan masyarakat kecil sudah tertanam dari kecil, sebab ia mengaku betapa susahnya masyarakat di bawah yang menurutnya masih banyak yang jauh dari perhatian.
“Yang sangat saya ingat ketika momen Lebaran saya harus antre di masjid untuk mengambil uang anak yatim untuk bisa membeli baju lebaran,” ujar Tika.
“Saya pernah jualan sayur keliling di kampung, dan menjadi pedagang seblak di depan rumah untuk membantu perekonomian keluarga,” katanya.
Jalan politik dipilih Tika untuk memperjuangkan suara dan aspirasi masyarakat wong cilik. Ia mengaku mendapat dukungan penuh dari suaminya yang juga seorang aktivis yang aktif membela masyarakat kecil .
“Masuknya saya ke politik adalah berkat dorongan suami saya, ia yang pertama meminta saya masuk walupun awalnya saya ragu, namun suami saya selalu memberikan support dan dukungan dan mengatakan tidak ada yang tidak mungkin dalam hidup ini jika kita mau berusaha,” pungkasnya. (Red)
“
Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com


Tinggalkan Balasan