Beritabanten.com – Di tengah perubahan cuaca yang semakin sulit diprediksi, para petani di Kabupaten Lebak terus mencari cara agar aktivitas pertanian tetap berjalan. Musim kemarau yang berdampak pada ketersediaan air membuat sebagian petani mulai menyesuaikan pola tanam dengan memilih komoditas yang lebih mampu bertahan dalam kondisi terbatas.

Salah satu strategi yang dilakukan adalah mengembangkan tanaman hortikultura. Komoditas seperti ketimun, kacang panjang, gambas, dan pare menjadi pilihan karena memiliki masa panen yang relatif lebih cepat serta dapat menjadi sumber pendapatan bagi petani di tengah tantangan perubahan musim.

Kepala Bidang Produksi Dinas Pertanian Kabupaten Lebak, Dodi Hermawan, mengatakan langkah adaptasi yang dilakukan petani merupakan bentuk upaya menjaga keberlanjutan produksi pertanian di daerah.

Menurutnya, petani perlu terus menyesuaikan teknik budidaya dengan kondisi lingkungan, terutama saat menghadapi musim kemarau yang dapat memengaruhi ketersediaan air dan produktivitas lahan.

“Petani harus mampu memilih komoditas yang sesuai dengan kondisi musim agar kegiatan pertanian tetap berjalan dan hasil produksi tetap memberikan manfaat ekonomi,” ujar Dodi.

Selain mendorong pengembangan tanaman yang lebih adaptif, Pemerintah Kabupaten Lebak juga melakukan berbagai langkah pendampingan kepada petani. Dukungan teknis dan penguatan kelompok tani menjadi bagian dari upaya menjaga ketahanan pangan daerah.

Kepala Bidang Produksi Dinas Pertanian Kabupaten Lebak, Deni Iskandar, menyampaikan bahwa pemerintah menyiapkan langkah antisipasi untuk menghadapi potensi kemarau ekstrem, termasuk melalui penguatan pendampingan bagi petani agar produksi tetap terjaga.

Bagi masyarakat Lebak, pertanian bukan hanya aktivitas ekonomi, tetapi juga menjadi bagian penting dari kehidupan sehari-hari. Di tengah tantangan perubahan iklim, kemampuan beradaptasi menjadi kunci agar lahan tetap produktif dan petani tetap memiliki harapan.

Dengan luas wilayah dan potensi agraris yang dimiliki, Kabupaten Lebak terus berupaya mempertahankan perannya sebagai salah satu daerah penghasil pangan di Provinsi Banten.(Red)

Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com