Beritabanten.com – Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Tangerang Selatan meroket pada Januari 2026 di angka 84,81 per Januari 2026 yang menjadi yang tertinggi dibandingkan daerah di Banten.

Sumber media menyebutkan, tren positif ini menjadi refleksi dari keberhasilan program kesejahteraan yang terintegrasi dari tingkat kelurahan seperti arahan Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie.

“Saat ini IPM Tangsel mencapai 84,81, yang menjadi tertinggi di Banten,” kata Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Tangsel TB Asep Nurdin, dikutip dari jppn, Selasa 27 Januari 2026.

“Sesuai arahan Bapak Wali Kota, fokus kami itu memastikan pertumbuhan ekonomi dirasakan langsung oleh masyarakat,” dia tambahkan.

Asep menuturkan satu pilar utama dalam mendongkrak kesejahteraan ialah penurunan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT).

Per awal 2026, angka pengangguran di Tangsel ditekan ke level 5,09 persen, turun dari periode sebelumnya yang berada di angka 5,81 persen.

Asep menyebutkan penurunan TPT tidak lepas dari efektivitas program D3 (Dilatih, Disertifikasi, dan Ditempatkan) yang dikelola secara lintas sektoral.

Dia menyebut program D3 menyasar angkatan kerja muda untuk mendapatkan sertifikasi keahlian yang relevan dengan kebutuhan industri di kawasan penyangga Jakarta.

“Selain itu, kami juga telah mengaktifkan 54 Koperasi Kelurahan Merah Putih untuk memperkuat bantalan ekonomi di tingkat akar rumput,” ujar dia.

Kemudian, Pemkot Tangsel di sektor UMKM tercatat telah memberikan fasilitas sertifikasi halal gratis dan bantuan modal bagi pelaku usaha mikro.

“Integrasi antara koperasi kelurahan dan kemudahan akses usaha mikro menjadi kunci. Kami optimistis, dengan fundamental ekonomi yang kuat di tingkat kelurahan, dampak negatif dari fluktuasi ekonomi global maupun isu sektoral lainnya dapat kita minimalisir,” kata Asep. (Red)

 

Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com