Beritabanten.com – Tabrakan beruntun mau terjadi di Tol Jagorawi KM 41 yakni pintu Tol Ciawi, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat Selasa (4/2/2025) dini hari.

Tabrakan bermula ketika sebuah truk bermuatan air mineral kehilangan kendali sehingga menabrak mobil yang antre di pintu tol.

“Truk hilang kendali lalu menabrak kendarran yang antre di gate tol dan berhenti terus sempat terbakar dan segera dipadamkan,” Kasat Lantara Polresta Bogor Kota, Selasa (5/2/2025.
Menurut dia, pihak kepolisian lalu mengevakuasi korban ke rumah sakit Ciawi sebagai penanganan pertama yang berjumlah 19 orang.

“Delapan orang meninggal dunia dan kemudian 11 orang luka-luka. Totalnya 19 orang (korban). Seluruh korban dibawa ke Rumah Sakit Umum Ciawi,” jelas Yudiono.

Pihak kepolisian, dikatakan, segara melakukan olah tempat kejadian perkata di lokasi untuk mengetahui sebab dari kecelakaan tersebut.

Sampai berita ini tayang, pihak kepolisan belum mengeluarkan keterangan rersmi terkait sebab sebuah truk hilang kendali dan menabrak puluhan mobil di bibir Pintu Tol Ciawi tersebut.

Akibat kecelakaan beruntun tersebut, bangunan gerbang tol Ciawi hancur, sedangkan sejumlah orang yang menjadi korban tergeletak di jalan dengan kondisi mengenaskan.

Kecelakaan ini juga membuat gerbang tol Ciawi 2 arah Jakarta ditutup sementara.

Dalam video yang beredar di media sosial, sejumlah kendaraan tampak terbakar usai kecelakaan itu terjadi. Ada juga mobil yang terbalik di sekitar Gerbang Tol Ciawi.

“Gerbang tol Ciawi 2 yang arah ke Jakarta, informasinya benar (kecelakaan). Benar (gerbang tol ditutup sementara) dialihkan ke Tol Bogor 2,” kata petugas call center Jasa Marga, Rafli, Rabu (5/2) dini hari WIB.

Menilik kontur jalan jelang Pinto Tol Ciawi menurun dengan rute panjang yang memungkinkan terjadi kecelakaan beruntun jika sebuah kendaraan mengalami kendala.

Dilaporkan, Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan tengah menyelidiki penyebab kecelakaan tersebut dengan menurunkan tim ke lokasi kejadian guna mengumpulkan barang bukti. (Red).

Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com