Beritabanten.com – Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid saat membuka Pekan Olahraga Antar Pegawai (POR) Kabupaten Tangerang 2026 mengingatkan para pegawai agar tidak menjadikan olahraga hanya sebagai ajang mencari kemenangan.

Menurut Maesyal, POR Pegawai merupakan momentum untuk menjaga kesehatan sekaligus mempererat silaturahmi dan kekompakan antarpegawai di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tangerang.

Dia mengatakan, dalam pertandingan olahraga setiap peserta harus menjunjung tinggi sportivitas. Menang tidak boleh membuat seseorang menjadi sombong, sementara kalah juga tidak perlu membuat kecewa.

“Kalau menang, jangan sombong. Kalau kalah, jangan kecewa. Yang penting kita sehat, kita senang dan kita semakin kompak,” ujar Maesyal saat membuka POR Pegawai di Lapangan Raden Aria Yudhanegara, Puspemkab Tangerang, Senin (10/8/2026).

Makna kekompakan dalam olahraga tersebut, menurutnya, juga harus diterapkan dalam menjalankan pemerintahan. Setiap perangkat daerah tidak dapat bekerja sendiri karena pelayanan dan pembangunan membutuhkan kerja sama.

“Dalam olahraga ada kerja sama tim. Dalam pemerintahan juga begitu. Tidak ada perangkat daerah yang bisa bekerja sendiri,” katanya.

Dia menegaskan seluruh perangkat daerah harus saling mendukung dan memperkuat kolaborasi karena semuanya berada dalam satu tim, yakni Pemerintah Kabupaten Tangerang.

Pesan tersebut juga dikaitkan dengan momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI. Maesyal meminta seluruh pegawai terus meningkatkan kinerja dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Dia mengingatkan agar jajaran pemerintah daerah lebih responsif terhadap kebutuhan dan aspirasi yang disampaikan masyarakat.

“Tugas kita adalah melayani masyarakat,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Maesyal juga menyampaikan perkembangan pembangunan infrastruktur di Kabupaten Tangerang. Sejumlah pembangunan fisik, terutama infrastruktur jalan, telah berjalan dan mulai memasuki proses tender.

Namun, masih terdapat pembangunan yang akan dilanjutkan pada 2027, 2028 dan tahun-tahun berikutnya. Kondisi serta usia jalan menjadi salah satu pertimbangan pemerintah daerah dalam menentukan prioritas perbaikan.

Selain pembangunan, Maesyal juga mengingatkan masyarakat dan jajaran pemerintah mengenai kondisi musim kemarau yang cukup panas. Potensi kekeringan dan kebutuhan air bersih menjadi perhatian pemerintah daerah.

Pemkab Tangerang bersama PDAM, Perkim, PMI, Forkopimda dan unsur terkait terus melakukan pemenuhan kebutuhan air bersih bagi masyarakat yang terdampak kekeringan.

Maesyal meminta laporan dari desa mengenai wilayah yang mengalami kekeringan segera ditindaklanjuti agar kebutuhan air bersih masyarakat dapat terpenuhi.

Dia juga mengingatkan masyarakat untuk memperbanyak minum air putih selama musim kemarau agar kondisi tubuh tetap terjaga dan terhindar dari dehidrasi.

Pada kegiatan tersebut, Maesyal juga secara simbolis menyerahkan Surat Keputusan (SK) pensiun kepada sejumlah pegawai di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tangerang.

Penyerahan SK tersebut menjadi bentuk penghargaan pemerintah daerah atas pengabdian dan dedikasi para pegawai yang telah menjalankan tugas pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat.

“Pemberian SK pensiun ini merupakan bagian dari penghargaan pemerintah daerah atas pengabdian para pegawai,” pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com