Beritabanten.com — Kepergian anggota DPRD Kota Tangerang Selatan dari Fraksi PKB, Ahmad Andi Wibowo atau Gus Andi, meninggalkan duka mendalam bagi jajaran Pemerintah Kota Tangerang Selatan. Wali Kota Benyamin Davnie mengenang almarhum sebagai sosok legislator yang cerdas, rendah hati, dan mampu membangun komunikasi yang hangat di tengah dinamika politik.
Gus Andi meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas di ruas Tol Cipali pada Selasa (4/8/2026). Kabar tersebut mengejutkan banyak pihak, termasuk Benyamin Davnie yang mengaku baru menerima informasi pada sore hari ketika jenazah masih berada di Rumah Sakit Purwakarta.
Saat melayat ke rumah duka di Ciputat pada Selasa malam, Benyamin menyampaikan bahwa almarhum dikenal memiliki kemampuan menjembatani komunikasi antara berbagai fraksi di DPRD maupun dengan pemerintah daerah.
“Dalam sidang paripurna, beliau mampu berkomunikasi dengan berbagai anggota DPRD. Hubungannya dengan pihak eksekutif juga sangat baik dan hangat. Beliau juga memiliki dasar keagamaan yang kuat,” ujar Benyamin.
Bagi Benyamin, Gus Andi bukan hanya rekan kerja di pemerintahan, tetapi juga pribadi yang sederhana dan mudah bergaul. Ia menilai kehadiran almarhum selama ini memberi warna positif dalam hubungan antara legislatif dan eksekutif.
“Kami sangat kehilangan karena beliau adalah sosok yang humble, komunikatif, dan sangat baik,” katanya.
Benyamin juga mengenang komunikasi terakhirnya dengan Gus Andi sehari sebelum kecelakaan terjadi. Seusai menghadiri sidang paripurna DPRD pada Senin (3/8/2026), almarhum sempat meminta waktu untuk memperkenalkan jajaran pengurus baru PKB Kota Tangerang Selatan.
Namun, agenda tersebut belum sempat terlaksana.
“Beliau meminta waktu untuk memperkenalkan pengurus PKB Kota Tangsel yang baru. Sayangnya belum sempat mendapat kesempatan. Ternyata itu menjadi komunikasi terakhir kami,” kenang Benyamin.
Duka bagi Tangerang Selatan
Wafatnya Gus Andi menjadi kehilangan bagi DPRD maupun Pemerintah Kota Tangerang Selatan. Sosoknya dikenang sebagai legislator yang tidak hanya aktif menjalankan tugas politik, tetapi juga mampu membangun komunikasi yang inklusif serta menjunjung nilai-nilai kebersamaan.
Kepergiannya meninggalkan kesan mendalam bagi rekan-rekan sejawat yang mengenalnya sebagai pribadi hangat, bersahaja, dan berdedikasi dalam menjalankan amanah sebagai wakil rakyat. (Red)
Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com


Tinggalkan Balasan