Beritabanten.com – Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI Saidah Sakwan bagikan cerita kesuksesan salah satu mahasiswa Al-Azhar di Mesir yang bisa berangkat gegara menerima beasiswa dari BAZNAS RI.
Peristiwa tersebut terjadi kala dirinya berada di Mesir dalam rangka program beasiswa dengan perguruan tinggi terkemuka di negeri piramida teraebut tahun lalu.
Dalam sesi dialog, dirinya dikejutkan oleh salah seorang mahasiswa yang mengaku asal Tangerang, Provinsi Banten, dengan tergopoh-gopoh menghampiri dirinya bersama jajaran.
“Saya terkejut campur haru. Dia mengaku dari Tangerang yang mempunyai bapak seorang kuli panggul bambu dengan penghasilan 1,5 juta sebulan yang mustahil bisa memberikan tiket berangkat ke Mesir,” katanya, Jakarta, Senin 2 Februari 2026.
Anak tersebut, dikatakan, lulus untuk kuliah di Al-Azhar tapi belum ada bayangan untuk mendapatkan tiket keberangkatan yang menjadi tanggung jawab mandiri bagi siapa saja yang lulus.
Lalu, anak tersebut mengirim semua dokumen kelulusannya ke kanal digital penerimaan beasiswa BAZNAS RI yang akhirnya diberikan biaya ongkos ke Mesir sekaligus biaya living cost di sana.
“Ini namanya akses bagi anak bangsa yang kini coba dibangun BAZNAS RU dalam pemberdayaan umat. Mereka yang bisa kuliah banyak sekali, tinggal kita berikan akses cukup pada mereka dengan program,” dia jelaskan.
Karenanya, di tahun 2026 ini akan terus ditingkatkan program penerimaan beasiswa tersebut agar lebih banyak lagi penerima manfaat dari program beasiswa. Ribuan mahasiawa di tanah air masih menunggu uluran tangan para donatur untuk menyalurkan dananya ke BAZNAS.
“Sebagai bindag mendayagunaan, saya mengajak kepada para muzakki untuk terus mendonasikan zakatnya yang nantinya bisa memberikan manfaat lebih bayak,” dia meminta.
“Selama lima tahun berjalan, BAZNAS RI mampu mendayagunakan dana sebesar 1,2 Triliun untuk berbagai program ekonomi, kemanusiaan, khususnya pendidikan lewat biasiswa untuk para mahasiawa baik di tanah air maupun di manca negara,” demikian Siadah.
Diberitakan, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI mennggelar acara Z-Talk: Zakat Menguatkan Indonesia di Kantor di Jl. Matraman Raya No.134, Kelurahan Kebon Manggis, Kecamatan Matraman, Jakarta Timur 13150.
Acara yang digelar pada hari ini Senin 2 Feburuari 2026 berrujuan untuk membedah penguatan literasi zakat dari sisi media, kebijakan dan pemberayaan ummat dengan menghadirkan nara sumber dari berbagai kalangan.
Hadir sebagai nara sumber Pimpinan BAZNAS RI Rizaludin Kurniawan dan Saidah Sakwan, Pimred Republika Andi Muhyiddin dan Pimred Kompas Amir Sodikin. Semua pembicara akan membicarakan perjalanan pengelolaan zakat selama lima tahun terakhir.
Rizaludin menyatakan pengumpulan 300 Miliar jadi 1,2 selama lima tahun dari 2020 sampai 2025 dengan beragam trobosan dalam bidang pengumpulan. Dia katakan fund rising dalam komteks zakat adalah memberikan nilai tambah atau x-change value.
“Donatur telah banyak memberikan segala-galanya kepada BAZNAS RI, tinggal bagaimana cara memberikan nilai tambah bagi mereka. Kita ingin membantu cara mewujdkan semua impian donatur menjadi paling bermanfaat di dunia,” katanya. (Red)
Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com


Tinggalkan Balasan