Beritabanten.com – Peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-117 di Kota Tangerang Selatan yang dilaksanakan pada pagi hari ini Selasa 20 Mei 2025 terpantau meriah.
Tentu saja kemeriahan itu terasa dalam kehadiran ribuan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang rapih berbaris di lapangan depan Pusat Pemerintahan Kota (Puspemkot) Tangsel di Jalan Maruga, Kecamatan Ciputat, Tangsel.
Suasana khidmat dalam mengenang perjuangan parlawan tersebut menjadi kesempatan bagi inspektur upacara Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie untuk menyampaikan pesan penting dari Menteri Komunikasi dan Digital (Komdigi) RI Meutya Hafid.
Benyamin membacakan pesan penting Meutya Hafid tentang prospek kebangkitan era digital di tanah air untuk menyongsong Indonesia Emas 20245.
“Mari kita jadikan Harkitnas 2025 sebagai momentum untuk menegaskan pentingnya tranformasi digital yang iklusif, aman dan beretika,” ucap Benyamin.
Ajakan tersebut disampaikan sebagai respons atas pesan Meutya Hafid yang menyoroti kebangkitan nasional di era digital sebagai panggilan untuk membangun ruang digtal yang membedayakan semua lapisan masyarakat.
Tema Hardiknas ke-117 dalah ‘Menuju Kebangkitan Nasional yang Bersahaja, Berpihak dan Berkelanjutan’, dikatakan, sebagai refleksi mendalam akan semangat perjuangan para pahlawan masa lalu.
Selain itu, tegas Benyamin, harus tetap berpandangan jauh ke depan tentang tantangan dan peluang nasional di era digital.

Banyamin mengajak semua pihak untuk menyadari tentang kebangkitan zaman sekarang adalah tidak berwujud perlawanan fisik seperti yang dilakukan oleh para pahlawan.
“Perjuangnya untuk menciptakan ruang digital yang adil, aman dan memberdayakan semua lapisan masyarkat,” tegas dia.
Karenanya, dibutuhkan kesadaran untuk melakukan trobosan dalam ranah ruang digital yang bermanfaat dan berdaya guna bagi bangsa..
“Kita memasuki fase baru kebangkitan, bukan lagi dengan senjata, tetapi dengan inovasi dan literasi digital,” ujar Benyamin.
Perataan Akses Informasi
Benyamin mengingatkan bahwa tranformasi digital bukan hanya terkait teknologi, tapi yang jauh lebih penting adalah pemerataan akes terhadap informasi dan infrastruktur, sekaligus mempu melindungi kelompok rentan dalam dunia maya, terutama anak-anak dan remaja
Selainya adalah kemampuan kolaborasi seluruh elemen bangsa daloam membangun ekosistem digital yang sehat dan produktif.
“Pemerintah, dunia usaha, akademisi, hingga masyarakat sipil diharapkan bersinergi menjaga ruang digital dari ancaman hoaks, perundungan siber, serta penyalahgunaan data pribadi,” pinta dia.
Karena itu, Harkitnas ke-117 juga merupakan momentum memperkuat semangat gotong royong dan inovasi, khususnya dalam mendukung agenda transformasi digital nasional.
“Bangkit di era digital berarti mampu menciptakan solusi, menjaga nilai-nilai kebangsaan, dan memastikan tak ada yang tertinggal dalam perjalanan menuju Indonesia yang maju,” tandas Benyamin Davnie.

Benyamin Davnie menegaskan bahwa Pemkot Tangsel memiliki rekam jejak dan pengalaman dalam pengembangan program digital yang siap untuk dikolaborasikan. Tangsel juga terbuka untuk mendukung kota lain dalam mempercepat transformasi digita
Dia menyampaikan bahwa Pemkot Tangsel sampai tahun ini telah memasang 3 ribu titik akses internet melalui wifi gratis di seluruh wilayah Tangsel.
Nama dari internet gratis milik Pemkot Tangsel adalah ‘Tangsel Smart City’ yang bisa diakses masyarakat dengan mengklik logo wifi ponsel mereka. (Adv)
Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com


Tinggalkan Balasan