Beritabanten.com– Seekor harimau Sumatera jantan ditemukan dalam kondisi kritis oleh petugas Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jambi di kawasan Hutan Tanaman Rakyat (HTR) Bungo Pandan, Desa Suo-Suo, Kecamatan Masumai, Kabupaten Tebo, Provinsi Jambi.
Saat ditemukan, tubuh harimau terlihat lemah dan tidak mampu bergerak. Kaki depannya sebelah kiri mengalami luka serius akibat terkena perangkap jerat yang bahkan menembus hingga ke bagian tulang. Luka tersebut menyebabkan aliran darah ke jari-jari kaki terputus total.
Setelah dievakuasi, harimau tersebut menjalani perawatan intensif di Tempat Penyelamatan Satwa (TPS) BKSDA Jambi selama hampir satu bulan. Namun, meskipun telah mendapat penanganan medis selama 28 hari, nyawa satwa dilindungi ini tidak berhasil diselamatkan.
“Kondisinya terlalu parah. Luka jerat yang dalam menyebabkan kerusakan jaringan dan peredaran darahnya terganggu,” ujar salah satu petugas.
Kematian harimau ini menambah kekhawatiran akan praktik pemasangan jerat yang masih terjadi di habitat satwa liar. BKSDA kembali mengimbau semua pihak untuk bersama-sama menjaga kelestarian harimau Sumatera yang kini masuk dalam kategori sangat terancam punah. (Sra)
Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com


Tinggalkan Balasan