Beritabanten.com – Arus kendaraan menuju Pelabuhan Merak, Kota Cilegon, kembali mengalami kepadatan pada Sabtu (4/7/2026). Memasuki masa libur sekolah yang bertepatan dengan akhir pekan, ribuan kendaraan pribadi mengular hingga area parkir pelabuhan. Sejumlah pengguna jasa mengaku harus menunggu selama berjam-jam untuk dapat menyeberang ke Pelabuhan Bakauheni, Lampung.

Pantauan Beritabanten.com di lokasi menunjukkan antrean kendaraan mulai terlihat sejak sore dan terus bertambah hingga malam hari. Kendaraan bergerak perlahan menuju area dermaga, sementara banyak penumpang memilih tetap berada di dalam mobil sambil menunggu giliran naik kapal.

Kepadatan didominasi kendaraan pribadi yang membawa keluarga untuk berlibur maupun melakukan perjalanan ke Pulau Sumatera. Tingginya volume kendaraan yang datang hampir bersamaan menyebabkan proses masuk ke pelabuhan berlangsung lebih lambat.

Hingga Sabtu malam, belum ada informasi resmi yang menyebutkan adanya pengurangan jumlah kapal yang beroperasi di lintasan Merak–Bakauheni. Kepadatan lebih dipengaruhi oleh lonjakan jumlah kendaraan selama musim liburan serta proses bongkar muat kapal yang dilakukan secara bergantian sesuai kapasitas dermaga.

Salah seorang pengguna jasa yang ditemui BeritaBanten.com mengaku telah menunggu cukup lama sebelum dapat mendekati area keberangkatan.

“Kami sudah memperkirakan akan ramai karena libur sekolah, tetapi antreannya cukup panjang. Harapannya ke depan pelayanan bisa lebih baik sehingga masyarakat tidak perlu menunggu terlalu lama,” ujarnya.

Bagi masyarakat, antrean panjang di Pelabuhan Merak bukanlah peristiwa baru. Hampir setiap musim liburan sekolah maupun libur nasional, kepadatan kendaraan kembali terjadi dan menjadi keluhan para pengguna jasa penyeberangan.

Kondisi tersebut mendorong masyarakat agar pemerintah bersama PT ASDP Indonesia Ferry melakukan evaluasi terhadap kapasitas layanan penyeberangan. Tidak hanya terkait jumlah kapal yang beroperasi, tetapi juga pengelolaan arus kendaraan, kapasitas dermaga, percepatan proses bongkar muat, hingga sistem pengaturan jadwal keberangkatan.

Sebagai pintu gerbang utama yang menghubungkan Pulau Jawa dan Sumatera, Pelabuhan Merak memiliki peran strategis dalam mendukung mobilitas masyarakat dan distribusi logistik nasional. Karena itu, peningkatan kualitas pelayanan menjadi kebutuhan yang semakin mendesak seiring meningkatnya jumlah pengguna jasa setiap musim liburan.

Antrean panjang yang kembali terjadi pada awal libur sekolah ini menjadi pengingat bahwa penguatan kapasitas infrastruktur dan manajemen operasional penyeberangan harus menjadi perhatian bersama. Dengan langkah antisipatif yang lebih baik, masyarakat diharapkan dapat menikmati perjalanan yang lebih aman, nyaman, dan memiliki kepastian waktu (SN/BeritaBanten.com)

Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com