Beritabanten.com – Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tidak semestinya berhenti pada perlombaan membaca dan menghafal ayat suci. Al-Qur’an juga perlu menjadi sumber inspirasi bagi pengembangan ilmu pengetahuan, tradisi berpikir kritis, dan pemecahan persoalan masyarakat. Semangat inilah yang tercermin dalam cabang Karya Tulis Ilmiah Al-Qur’an (KTIQ) pada MTQ XVII Kota Tangerang Selatan.

Perlombaan KTIQ berlangsung di SMP Negeri 18 Kota Tangerang Selatan, Sabtu (7/11/2026). Cabang ini memberikan ruang bagi peserta untuk mengembangkan kandungan Al-Qur’an melalui tulisan ilmiah populer. Peserta tidak hanya dituntut menguasai materi keislaman, tetapi juga mampu merumuskan gagasan, membangun argumentasi, dan menyampaikan pemikiran secara sistematis.

Ketua Majelis Hakim KTIQ MTQ XVII Tangsel, Darwis Hude, menilai cabang ini memiliki karakter tersendiri karena menggabungkan kemampuan memahami Al-Qur’an dengan keterampilan menulis ilmiah.

Pelaksanaan lomba berlangsung pukul 08.00 hingga 13.00 WIB. Dalam waktu lima jam, peserta harus menyelesaikan karya tulis sebanyak delapan halaman. Panitia menyesuaikan durasi tersebut dengan kebutuhan penyelenggaraan dan tahapan penilaian.

“Pelaksanaan kita buat lebih singkat dari standar nasional karena harus mengejar waktu penilaian. Meskipun demikian, jumlah halaman yang harus diselesaikan peserta tetap sebanyak delapan halaman,” ujar Darwis Hude.

Untuk menjaga orisinalitas karya, panitia menyelenggarakan perlombaan secara luring dengan menggunakan laptop yang telah disterilkan. Mekanisme ini bertujuan memastikan peserta mengembangkan gagasannya secara mandiri sekaligus menjaga integritas kompetisi.

Dari tradisi lisan menuju tradisi intelektual

KTIQ memiliki perjalanan panjang dalam perkembangan MTQ di Indonesia. Cabang ini berawal dari gagasan Musabaqah Menulis Kandungan Al-Qur’an (M2KQ) yang dikembangkan oleh Asep Saeful Muhtadi dan Agus Ahmad Safei dari UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

Gagasan tersebut mulai dirancang pada 2002 dan diperlombakan di tingkat Jawa Barat pada 2003 dalam MTQ Kabupaten Tasikmalaya. Perkembangannya berlanjut hingga 2008 ketika M2KQ diperkenalkan melalui eksibisi MTQ tingkat nasional.

Pada MTQ Nasional di Bengkulu 2010, cabang ini resmi masuk dalam kompetisi nasional. Selanjutnya, pada 2020, nomenklaturnya berkembang menjadi Karya Tulis Ilmiah Al-Qur’an atau KTIQ, dengan penekanan pada kemampuan peserta mengembangkan kandungan Al-Qur’an melalui tulisan ilmiah populer.

Kehadiran KTIQ memperluas makna MTQ. Jika sejumlah cabang menonjolkan kemampuan tilawah dan hafalan, KTIQ memberikan ruang bagi tradisi intelektual, penelitian, dan pengembangan pemikiran keislaman.

Melalui cabang ini, Al-Qur’an tidak hanya dipahami sebagai bacaan yang dilantunkan, tetapi juga sebagai sumber nilai dan inspirasi untuk menjawab tantangan kehidupan.

Menghidupkan Al-Qur’an dalam persoalan kontemporer

KTIQ memiliki relevansi penting bagi masyarakat perkotaan seperti Tangerang Selatan. Berbagai persoalan sosial, lingkungan, pendidikan, ekonomi, dan kebudayaan membutuhkan pendekatan yang tidak hanya mengandalkan pengetahuan teknis, tetapi juga nilai moral dan spiritual.

Peserta KTIQ ditantang untuk menghubungkan pesan Al-Qur’an dengan realitas kehidupan. Kemampuan tersebut membutuhkan pemahaman keagamaan, kecakapan literasi, ketajaman analisis, serta keterampilan menyampaikan gagasan kepada masyarakat.

Dengan demikian, MTQ dapat berkembang menjadi ruang pembelajaran yang mempertemukan tradisi keagamaan dengan dinamika ilmu pengetahuan modern.

Kehadiran KTIQ dalam MTQ XVII Tangsel menjadi pengingat bahwa generasi Qur’ani tidak cukup hanya memiliki kemampuan membaca dan menghafal Al-Qur’an. Mereka juga perlu memiliki kapasitas intelektual, kemampuan berpikir kritis, dan keberanian menghadirkan gagasan yang bermanfaat bagi masyarakat.

Melalui penguatan cabang ini, MTQ diharapkan mampu melahirkan generasi yang menjadikan Al-Qur’an sebagai sumber inspirasi dalam membangun ilmu, memperkuat akhlak, dan mengembangkan peradaban. (Red)

Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com