Beritabanten.com – Partai Golkar mulai memperkuat konsolidasi organisasi di tingkat akar rumput. Pimpinan Kecamatan (PK) Partai Golkar Rajeg, Kabupaten Tangerang, menggelar Musyawarah Desa (Musdes) dan Musyawarah Kelurahan (Muskel) secara serentak, Sabtu (7/11/2026).
Agenda tersebut menjadi bagian dari penataan struktur sekaligus upaya menghidupkan kembali kekuatan organisasi hingga tingkat desa dan kelurahan. Pelaksanaannya juga merupakan tindak lanjut atas instruksi Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar.
Musdes dan Muskel kali ini berfokus pada pemilihan ketua Pimpinan Desa (PD) dan Pimpinan Kelurahan (PL). Dalam proses pemilihan, seluruh ketua petahana kembali memperoleh kepercayaan untuk melanjutkan kepemimpinan di wilayah masing-masing.
Ketua PK Partai Golkar Rajeg, Asep Widiyan, menegaskan bahwa konsolidasi tidak boleh berhenti pada pemilihan pengurus. Menurut dia, hasil musyawarah harus segera ditindaklanjuti dengan pembentukan kepengurusan yang solid dan mampu menjalankan kerja-kerja organisasi.
“Kami meminta seluruh ketua PD dan PL terpilih segera menyusun kepengurusan. Dengan terbentuknya kepengurusan baru, seluruh kader diharapkan kembali bergerak dan mulai memanaskan mesin partai,” kata Asep.
Ia menjelaskan, penguatan struktur hingga tingkat desa dan kelurahan merupakan modal penting bagi Golkar dalam menghadapi kontestasi politik mendatang. Konsolidasi sejak dini dinilai akan memudahkan partai membangun komunikasi, memperluas jaringan kader, serta menjaga kedekatan dengan masyarakat.
Asep optimistis terpilihnya kembali para petahana dapat menjaga kesinambungan kepemimpinan dan memperkuat soliditas internal partai. Namun, ia mengingatkan bahwa kekuatan organisasi harus dibuktikan melalui kerja nyata dan kehadiran kader di tengah masyarakat.
“Kami berharap kekuatan organisasi semakin solid, komunikasi antarkader semakin baik, dan Partai Golkar mampu mempertahankan posisi serta kepercayaan masyarakat pada Pemilu 2029 mendatang,” ujarnya.
Melalui konsolidasi tersebut, Golkar Rajeg mulai menata langkah menghadapi Pemilu 2029. Penguatan struktur di tingkat paling bawah menjadi strategi awal untuk memastikan mesin partai tetap bergerak, kader semakin solid, dan basis dukungan masyarakat terus terpelihara. (Red)
Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com


Tinggalkan Balasan