Ada sejumlah kejutan besar dalam jadwal terbaru SIA hingga Maret 2027. Madrid kembali setelah 22 tahun, London Gatwick naik menjadi dua kali sehari, dan Western Sydney International resmi masuk jaringan penerbangan SIA.
Namun, kabar baik itu tidak berlaku untuk semua destinasi. Bali, Colombo, Johannesburg, Roma, Amsterdam, dan Taipei justru mengalami pemangkasan atau tidak mendapat tambahan frekuensi.
Secara keseluruhan, Singapore Airlines dijadwalkan mengoperasikan lebih dari 2.530 penerbangan penumpang per minggu pada Maret 2027. Angka ini menjadi salah satu level operasi tertinggi SIA sejak pandemi memangkas jaringan penerbangan global.
Jadwal musim dingin tersebut berlaku mulai 25 Oktober 2026 hingga 27 Maret 2027.
Eropa Kembali Digeber, Madrid Comeback Setelah 22 Tahun
Setelah musim dingin sebelumnya diwarnai sejumlah pemangkasan, SIA kini kembali menggelontorkan kapasitas ke Eropa.
Jumlah penerbangan ke kawasan tersebut diperkirakan sekitar 15–20 persen lebih tinggi dibandingkan periode yang sama pada musim dingin sebelumnya.
Salah satu kabar paling mencolok adalah kembalinya Madrid ke jaringan Singapore Airlines setelah absen selama 22 tahun.
Penerbangan menuju Madrid akan dilakukan lima kali seminggu melalui Barcelona. Dengan demikian, rute Singapore–Milan–Barcelona yang sebelumnya digunakan SIA berakhir dan Milan kembali menjadi rute terminator harian.
Barcelona sendiri mendapat peningkatan signifikan. Penerbangan nonstop menjadi lima kali seminggu sepanjang musim, dibandingkan hanya dua kali seminggu pada musim dingin sebelumnya.
London juga mendapat suntikan kapasitas.
London Gatwick bakal dilayani hingga dua kali sehari untuk sebagian besar musim dingin, naik dari satu kali sehari pada tahun sebelumnya.
Sementara itu, London Heathrow mempertahankan empat penerbangan setiap hari tanpa pemangkasan musiman seperti yang terjadi tahun lalu.
Frankfurt juga mendapat tambahan penerbangan hingga mencapai 20 kali seminggu pada periode tertentu. Munich pun naik menjadi 10 penerbangan per minggu pada sebagian musim.
Manchester tetap mempertahankan penerbangan harian, sedangkan Paris mencapai 11 penerbangan per minggu pada awal musim.
Menariknya, Frankfurt tidak lagi menjadi rumah bagi A380 SIA pada musim dingin ini. Salah satu rotasi kembali menggunakan Boeing 777-300ER.
Western Sydney Resmi Masuk Jaringan SIA
Australia dan Selandia Baru juga mendapat suntikan kapasitas.
Yang paling mencuri perhatian adalah pembukaan rute baru menuju Western Sydney International Airport.
Mulai 23 November 2026, Singapore Airlines akan terbang setiap hari dari Singapura menuju Western Sydney menggunakan Airbus A350 Medium Haul.
Jika digabungkan dengan penerbangan menuju Sydney Kingsford Smith, SIA akan kembali memiliki lima penerbangan sehari ke Sydney.
Selain rute baru tersebut, Adelaide juga mencatat rekor dengan 12 penerbangan per minggu.
Christchurch mencapai 12 penerbangan per minggu pada periode puncak musim panas, sedangkan Auckland akan mendapatkan Airbus A380 sepanjang musim.
Cairns juga naik menjadi penerbangan harian mulai 1 Desember 2026, meski menggunakan Boeing 737-8 MAX yang berukuran lebih kecil.
Brisbane turut mendapat Airbus A350 Long Haul pada salah satu dari empat penerbangan hariannya.
Vietnam Jadi Mesin Pertumbuhan Baru
Bukan cuma Eropa dan Australia. Vietnam juga mendapat perhatian besar dari Singapore Airlines.
Total penerbangan ke Hanoi, Ho Chi Minh City, dan Da Nang mencapai 70 kali per minggu, melonjak sekitar 43 persen dibandingkan 49 penerbangan per minggu pada musim dingin sebelumnya.
Rinciannya:
-
Hanoi: 21 penerbangan per minggu.
-
Ho Chi Minh City: 28 penerbangan per minggu.
-
Da Nang: 21 penerbangan per minggu.
Kenaikan paling besar terjadi di Ho Chi Minh City dan Da Nang yang masing-masing mendapat tambahan penerbangan harian.
Dengan angka tersebut, Vietnam menjadi salah satu pasar regional yang paling agresif digenjot SIA pada musim dingin 2026/2027.
Jepang Ikut Kebagian Tambahan Frekuensi
Jepang juga mendapat sejumlah perubahan menarik.
Osaka mempertahankan tiga penerbangan setiap hari sepanjang musim dingin.
Sapporo bahkan kembali dengan periode operasi yang lebih panjang dibandingkan musim sebelumnya.
Mulai 30 November 2026 hingga 24 Januari 2027, Sapporo dilayani setiap hari. Frekuensi kemudian turun menjadi lima kali seminggu pada akhir Januari dan tiga kali seminggu sepanjang Februari.
Tokyo Haneda tetap mendapat tiga penerbangan per hari, sedangkan Tokyo Narita dua penerbangan per hari.
Dubai dan Riyadh Akhirnya Comeback
Setelah berkali-kali mengalami penundaan sepanjang 2026, Singapore Airlines kembali memasukkan Dubai dan Riyadh dalam jadwal musim dingin.
Dubai dijadwalkan kembali mulai 25 Oktober 2026 dengan penerbangan setiap hari.
Namun, ada perubahan besar dari rencana awal. Dubai akan menggunakan Airbus A350 Medium Haul, bukan A380.
Konsekuensinya, penerbangan tersebut tidak menyediakan First Class maupun Premium Economy selama periode musim dingin.
Sementara itu, Riyadh dijadwalkan kembali pada 1 Desember 2026 dengan tiga penerbangan per minggu menggunakan Airbus A350 Medium Haul.
Jumlah tersebut lebih rendah dibandingkan rencana awal empat penerbangan per minggu.
Bali Justru Kena Pangkas
Di tengah ekspansi di berbagai kawasan, ada sejumlah destinasi yang justru harus menerima pengurangan kapasitas.
Bali menjadi salah satunya.
Pada periode tertentu, frekuensi Singapore Airlines ke Denpasar turun dari 42 menjadi 35 penerbangan per minggu.
Selain frekuensi yang berkurang, penggunaan Boeing 737-8 MAX yang lebih kecil juga membuat kapasitas kursi secara keseluruhan turun.
Menurut jadwal yang dirangkum, kapasitas kursi ke Bali secara keseluruhan turun lebih dari 20 persen dibandingkan musim dingin sebelumnya.
Colombo bahkan mengalami pemangkasan lebih drastis, dari 14 menjadi hanya tujuh penerbangan per minggu.
Johannesburg juga turun dari 12 menjadi tujuh penerbangan per minggu.
Sementara itu, Roma turun dari lima menjadi tiga penerbangan per minggu dan Amsterdam kembali dari 10 menjadi tujuh penerbangan per minggu.
Taipei juga tidak mendapat tambahan penerbangan musiman ketiga seperti tahun lalu dan tetap berada di 14 penerbangan per minggu.
A380 SIA Bakal Mendarat di Tujuh Kota
Penggemar Airbus A380 masih punya banyak pilihan.
Pada musim dingin 2026/2027, superjumbo Singapore Airlines akan melayani tujuh kota:
-
Auckland
-
Delhi
-
London Heathrow
-
Melbourne
-
Mumbai
-
Shanghai
-
Sydney
Auckland dan Shanghai menjadi dua destinasi yang menarik karena mendapatkan layanan A380 sepanjang musim.
Sebaliknya, Frankfurt dan Hong Kong tidak lagi masuk daftar destinasi A380 SIA untuk musim dingin ini.
Dua Rute Fifth Freedom Masih Bertahan
Singapore Airlines hanya mempertahankan dua rute fifth freedom pada musim dingin mendatang.
Pertama, Frankfurt–New York JFK menggunakan Boeing 777-300ER.
Kedua, Tokyo–Los Angeles yang juga menggunakan Boeing 777-300ER.
Sementara itu, rute Milan–Barcelona berakhir seiring dengan perubahan jaringan SIA di Spanyol.
Rute legendaris Singapura–Hong Kong–San Francisco juga belum kembali ke jadwal penerbangan SIA.
Maret 2027, SIA Tembus 2.530 Penerbangan per Minggu
Jika seluruh jaringan digabungkan, Singapore Airlines dijadwalkan mengoperasikan lebih dari 2.530 penerbangan penumpang per minggu pada Maret 2027.
Jaringan short-haul dan Asia mencapai sekitar 876 penerbangan per minggu, sedangkan jaringan long-haul mencapai sekitar 366 penerbangan per minggu dalam rincian jadwal yang diumumkan.
Gambaran besarnya cukup jelas: SIA kembali membuka keran kapasitas di sejumlah pasar utama, tetapi pada saat yang sama melakukan penyesuaian di destinasi yang mengalami pengurangan frekuensi.
Eropa mendapat suntikan besar.
Australia dan Selandia Baru kembali digeber.
Vietnam menjadi salah satu pasar regional dengan pertumbuhan paling mencolok.
Dubai dan Riyadh dijadwalkan comeback.
Namun, Bali, Colombo, dan Johannesburg justru mengalami pengurangan.
Untuk penerbangan setelah 27 Maret 2027, jadwal musim panas Singapore Airlines masih bersifat provisional, terutama terkait jenis pesawat yang akan digunakan.
Dengan jadwal terbaru ini, musim dingin 2026/2027 bakal menjadi periode yang cukup sibuk bagi Singapore Airlines, dengan Madrid comeback, Western Sydney debut, A380 tetap berkeliaran, dan total penerbangan SIA kembali mendekati level sebelum pandemi. (Red)
Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com


Tinggalkan Balasan