Beritabanten.com – Pegiat media sosial Denny Siregar menyoroti aksi demonstrasi yang dikaitkan dengan dukungan terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG). Denny mempertanyakan alasan dilakukannya demonstrasi apabila massa yang turun ke jalan justru menyatakan dukungan terhadap program tersebut.

Hal itu disampaikan Denny melalui akun Facebook pribadinya pada 24 Agustus 2026. Dalam unggahannya, Denny mempertanyakan tujuan aksi yang menurutnya tidak lazim karena demonstrasi umumnya digunakan untuk menyampaikan kritik, tuntutan, atau penolakan terhadap suatu kebijakan.

“Yang gua gak paham itu justru aksi demo pendukung MBG,” tulis Denny.

Denny kemudian mempertanyakan alasan masyarakat melakukan aksi apabila memang mendukung program MBG.

“Ngapain demo kalau dukung. Duduk aja nikmatin situasi, gak usah demo2an segala,” lanjutnya.

Pernyataan tersebut menunjukkan sikap kritis Denny terhadap penggunaan demonstrasi sebagai sarana menyampaikan dukungan terhadap program pemerintah. Menurut pandangannya, dukungan terhadap sebuah kebijakan tidak selalu harus disampaikan melalui aksi massa di jalan.

Meski demikian, demonstrasi dalam kehidupan demokrasi tidak selalu berarti penolakan. Aksi massa juga dapat digunakan untuk menyampaikan dukungan, solidaritas, maupun tuntutan agar sebuah kebijakan diperkuat atau dipercepat pelaksanaannya.

Dalam konteks MBG, persoalan yang disoroti Denny lebih berkaitan dengan kejelasan pesan yang ingin disampaikan melalui aksi tersebut. Jika massa menyatakan dukungan terhadap program, publik perlu mengetahui apakah dukungan itu bersifat penuh atau disertai tuntutan tertentu terkait pelaksanaan program.

Aksi demonstrasi juga dapat menjadi sarana masyarakat menyampaikan aspirasi mengenai kualitas, pemerataan, maupun pelaksanaan suatu kebijakan. Karena itu, dukungan terhadap tujuan MBG tetap dapat berjalan beriringan dengan kritik terhadap aspek tertentu dalam pelaksanaannya.

Pernyataan Denny pada akhirnya memunculkan perdebatan mengenai fungsi demonstrasi sebagai bagian dari penyampaian aspirasi masyarakat. Bagi publik, substansi tuntutan menjadi penting agar tujuan sebuah aksi dapat dipahami dengan jelas.

Perdebatan tersebut turut memperlihatkan beragam cara masyarakat merespons program MBG. Ada yang menilai program tersebut penting untuk mendukung pemenuhan gizi, sementara sebagian lainnya menyoroti berbagai aspek pelaksanaan dan tata kelolanya.

Dengan demikian, komentar Denny Siregar tidak hanya menyoroti dukungan terhadap MBG, tetapi juga mempertanyakan efektivitas demonstrasi sebagai medium untuk menyampaikan dukungan terhadap sebuah kebijakan pemerintah. (Red)

Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com