Beritabanten.com – Kejadian mencurigakan terjadi di Kemayoran, Jakarta Pusat, ketika sekelompok remaja kedapatan menyiramkan bensin ke rumah salah satu warga.
Insiden tersebut terekam dalam video yang beredar di media sosial, yang menunjukkan bahwa para remaja tersebut langsung dilepaskan setelah melakukan aksi mereka. Hingga kini, motif dan tujuan dari tindakan ini masih belum jelas.
Beberapa warga yang menyaksikan kejadian tersebut menyampaikan kecurigaan mereka bahwa para remaja tersebut mungkin hanya mengikuti perintah dari pihak lain. Hal ini juga disoroti oleh akun X Cak Deep @CakD3pp yang menyatakan keprihatinannya terhadap tindakan para remaja itu.
“Ini gimana ya maunya remaja sekarang, makin aneh. Nyiram bensin ke tembok, untung ketahuan. Kalau nggak, bisa terbakar lagi Kemayoran. Katanya sih disuruh,” tulis Cak Deep dalam unggahannya yang dikutip pada Senin (27/1/2025).
Cak Deep juga menyayangkan tindakan para remaja tersebut, mengingat mereka berasal dari lingkungan yang sama dengan warga yang menjadi korban. “Bodoh banget, kayak rumahnya nggak di situ aja,” tambahnya.
Beberapa netizen pun mengekspresikan kekhawatiran mereka terkait dengan serangkaian kebakaran yang terjadi di Jakarta akhir-akhir ini, yang diduga sengaja dipicu oleh pebuatan disengaja.
Akun iyupiu @piyuuh97 mencatat bahwa dalam dua minggu terakhir, beberapa kebakaran terjadi di lokasi berbeda, seperti di Glodok pada 15 Januari 2025, Kemayoran pada 21 Januari 2025, dan Mangga Besar pada 25 Januari 2025.
“Glodok 15 Januari 2025. Kemayoran 21 Januari 2025. Mangga Besar 25 Januari 2025. Dalam waktu kurang dari 2 minggu, bahkan di musim hujan. Semoga kita semua lebih waspada,” tulis iyupiu.
Hingga saat ini, aparat masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui motif di balik aksi tersebut dan apakah ada hubungan dengan kebakaran-kebakaran yang terjadi belakangan ini. Warga diimbau untuk tetap waspada dan segera melaporkan kejadian mencurigakan di sekitar mereka. (Nbl)
Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com


Tinggalkan Balasan